NATUNA, RANAIPOS.COM — BPJS Ketenagakerjaan Natuna Ranai terus memperluas akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Natuna dengan menggandeng para agen BRILink dalam Program Joint Marketing Racing BRILink, yang digelar di Rumah Makan Awen Pesisir, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat peran agen BRILink sebagai mitra di tengah masyarakat. Dengan jaringan yang tersebar hingga pelosok desa, agen BRILink dinilai memiliki posisi strategis untuk memberikan edukasi sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses program BPJS Ketenagakerjaan.
Selain memberikan pemahaman mengenai manfaat jaminan sosial, agen BRILink juga didorong untuk membantu proses pendaftaran peserta dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan di wilayah masing-masing.
Kepala Cabang BRI Natuna, Chipta Wijaya, mengatakan keberadaan agen BRILink tidak hanya berperan dalam memperluas akses layanan perbankan, tetapi juga dapat menjadi penggerak edukasi perlindungan sosial bagi masyarakat, terutama pekerja sektor informal.
“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai bagian dari penguatan peran agen BRILink. Mereka bukan hanya mitra bisnis BRI, tapi juga garda terdepan dalam memberikan edukasi dan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya dalam hal perlindungan sosial,” ujar Chipta.
Menurutnya, masih terdapat agen BRILink maupun pekerja informal yang belum mendapatkan perlindungan optimal melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, risiko kecelakaan kerja, kematian maupun kebutuhan perlindungan hari tua dapat dialami siapa saja.
Karena itu, melalui sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan Natuna Ranai, para agen BRILink diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mampu menjadi penggerak kesadaran masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, para agen diberikan pemahaman mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan serta strategi pemasaran sosial agar informasi mengenai perlindungan pekerja dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Chipta berharap terdapat dua hasil utama dari kegiatan tersebut. Pertama, seluruh agen BRILink memastikan dirinya telah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Kedua, para agen mampu menjadi penggerak di wilayah masing-masing dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial.
“Program ini jika kita laksanakan dengan baik, pasti hasilnya juga akan baik. Ilmu yang kita dapat hari ini, mari kita bagikan kepada masyarakat sekitar, karena berbagi manfaat adalah hal penting untuk sesama,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Natuna Ranai, Hendra Harry Jonna, mengatakan kerja sama dengan agen BRILink merupakan langkah strategis untuk mempercepat perluasan kepesertaan sekaligus meningkatkan akses layanan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Menurutnya, agen BRILink memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari jaringan yang luas, kedekatan dengan masyarakat, tingkat kepercayaan yang baik, hingga infrastruktur layanan yang telah tersedia.
“Strategi kami untuk agen BRILink sebagai edukator berfokus pada pelatihan intensif materi jaminan sosial, penyediaan materi edukasi yang mudah dicerna seperti infografis dan video, pendampingan rutin, serta insentif atau apresiasi bagi agen yang aktif,” jelas Jonna.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan mendorong pelaksanaan sosialisasi bersama agar peran agen BRILink sebagai edukator perlindungan sosial semakin kuat di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan peningkatan kepesertaan sekitar 20 hingga 30 persen dari total penambahan kepesertaan tahunan, khususnya dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).
Jonna juga mendorong agen BRILink yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar dapat menjadi duta perlindungan sosial dengan memahami manfaat program secara menyeluruh, aktif memberikan edukasi, serta menyampaikan masukan dari masyarakat.
Sementara bagi agen yang belum menjadi peserta, ia mengimbau agar segera mendaftarkan diri dan menjadi peserta aktif sehingga dapat merasakan langsung manfaat perlindungan jaminan sosial.
“Secara keseluruhan, harapan kami ialah agen BRILink dapat menjadi ujung tombak BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan cakupan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kabupaten Natuna,” tutup Jonna.
Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BRI tersebut diharapkan mampu memperluas perlindungan bagi pekerja informal sekaligus mendukung target pemerintah dalam mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial dan memperkuat inklusi keuangan nasional.*(rapi).





Komentar