ANAMBAS _ Ranaipos.com : Kebakaran lahan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, memasuki hari kelima. Petugas hingga kini masih melakukan upaya pemadaman dan pemantauan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
Kepala UPT Persampahan Tarempa, Effendi Ams, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membesar.
Meski proses pemadaman telah dilakukan selama beberapa hari, api dan asap masih terlihat di sejumlah titik. Petugas pun terus melakukan penyiraman serta pemantauan secara berkala.
Memasuki tahap akhir penanganan, Effendi menegaskan proses pemadaman harus dilakukan secara maksimal hingga api dipastikan padam sepenuhnya.
“Pemadaman harus selesai 100 persen. Kami terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan api benar-benar padam,” tegas Effendi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kepulauan Anambas serta UPT SPAM yang turut membantu proses pemadaman di kawasan TPS Tarempa Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Damkar dan UPT SPAM yang sudah bersama-sama membantu proses pemadaman. Dukungan dan kerja sama ini sangat berarti agar kebakaran dapat segera dituntaskan,” ujar Effendi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurullah, mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi kawasan persampahan.
Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan kepada dinas terkait.
Menurutnya, pembakaran sampah tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele karena berpotensi membahayakan lingkungan maupun keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Nurullah juga mengingatkan bahwa tindakan pembakaran sampah yang melanggar ketentuan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jika melihat ada pembakaran di kawasan persampahan, segera laporkan kepada dinas terkait agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Nurullah.
Pemerintah daerah berharap peran aktif masyarakat dapat membantu mencegah terjadinya kembali kebakaran di kawasan persampahan, sekaligus menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari risiko kebakaran.*(Heri).





Komentar