No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Jumat, 30 Oktober 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

GRIB Karimun Siapkan Pengaduan Administratif, Desak Evaluasi AMDAL PT Pacific Granitama

Ranai Pos by Ranai Pos
02/09/2026 6:03 PM
in Berita, Karimun
0
GRIB Karimun Siapkan Pengaduan Administratif, Desak Evaluasi AMDAL PT Pacific Granitama
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Karimun _ ranaipos.com : Temuan dugaan cacat hukum dalam proses penerbitan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT Pacific Granitama terus bergulir.

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Karimun saat ini sedang mempersiapkan pengaduan administratif kepada instansi pemerintah yang berwenang di bidang pertambangan dan lingkungan hidup.

Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Karimun, Dian Bangun Sari, mengatakan jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya cacat material dalam keterlibatan masyarakat, maka pemerintah perlu menilai sejauh mana cacat tersebut memengaruhi proses AMDAL dan keputusan lingkungan yang diterbitkan.

“GRIB akan meminta dilakukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar meminta klarifikasi perusahaan,” ujar Dian.

Baca Juga

UU Pengaturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan

Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Menurutnya, apabila ditemukan pelanggaran, GRIB meminta pemerintah menggunakan kewenangan pengawasan dan penegakan administratif sesuai peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut, jika ditemukan cacat mendasar yang secara hukum memengaruhi keabsahan keputusan lingkungan maupun perizinan terkait, GRIB akan meminta pemerintah meninjau hingga kepada kemungkinan pencabutan sesuai kewenangan dan persyaratan hukum yang berlaku.

“Kami tidak mengatakan besok izin langsung dicabut. Itu kewenangan pemerintah dan harus berdasarkan pemeriksaan. Tetapi jangan juga dianggap persoalan AMDAL tidak mempunyai konsekuensi. Kalau fondasi proses lingkungannya ternyata cacat secara material, maka keputusan yang lahir dari proses itu juga harus berani diuji,” tegas Dian.

Persoalan ini semakin mendapat perhatian setelah GRIB juga menginventarisasi keluhan masyarakat terkait dampak kegiatan peledakan atau blasting.

Sejumlah warga mengeluhkan rumahnya mengalami keretakan yang diduga berkaitan dengan getaran kegiatan pertambangan.

Dian menyebut, keluhan dampak kegiatan perusahaan telah disampaikan masyarakat, namun penanganannya dinilai belum memberikan penyelesaian yang memadai.

GRIB tidak serta-merta menyatakan seluruh keretakan pasti disebabkan blasting. Namun GRIB meminta dilakukan pemeriksaan teknis independen terhadap tingkat getaran peledakan, jarak titik blasting dengan permukiman, pola keretakan bangunan, data monitoring perusahaan, serta kesesuaian kegiatan aktual dengan dokumen ANDAL dan RKL-RPL.

“Bagi GRIB, persoalan blasting justru membuat dugaan ketidaksesuaian keterwakilan masyarakat dalam proses AMDAL menjadi semakin relevan. Mengapa masyarakat terdampak harus benar-benar dilibatkan? Jawabannya ada di lapangan. Sekarang ada masyarakat mengeluhkan rumah retak, getaran dan dampak kegiatan. Kalau sejak proses AMDAL suara masyarakat tidak direpresentasikan sebagaimana hasil konsultasi publik, maka wajar kalau seluruh proses itu kami minta diperiksa kembali,” jelas Dian.

GRIB memastikan laporan yang tengah disiapkan tidak hanya meminta pemerintah memeriksa satu daftar nama.

Pemeriksaan diminta dilakukan dari hulu sampai hilir. Mulai dari Konsultasi Publik/Musyawarah Desa, mekanisme penentuan perwakilan masyarakat, pihak yang mengikuti proses AMDAL, dokumen yang digunakan, kualitas ANDAL dan RKL-RPL, Persetujuan Lingkungan, pelaksanaan kewajiban perusahaan hingga dampak aktual kegiatan pertambangan terhadap masyarakat.

Pada aspek pertambangan, GRIB juga akan meminta instansi berwenang memeriksa kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban teknis dan perizinannya.

Dengan demikian, apabila ditemukan pelanggaran, konsekuensinya menurut GRIB tidak boleh berhenti pada teguran apabila peraturan memberikan ruang bagi tindakan yang lebih tegas.

“Kami akan meminta pemerintah memeriksa semuanya secara terpadu. Jangan hanya bertanya apakah perusahaan punya izin. Pertanyaannya juga: apakah proses yang mendasari izin dan persetujuan itu benar, apakah kewajibannya dilaksanakan, dan apakah kondisi lapangannya sesuai dengan dokumen,” pungkasnya.*(nal)

Komentar

Berita Terkini

Roby Teken Kesepakatan Pembentukan Komcad ASN, 28 Aparatur Bintan Disiapkan

Roby Teken Kesepakatan Pembentukan Komcad ASN, 28 Aparatur Bintan Disiapkan

10 jam lalu

UU Pengaturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan

Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In