No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Kamis, 17 September 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Skandal Mafia Tanah di Tanjungpinang: ES Diduga Otak Pemalsuan 300 Sertifikat Bodong

Ranai Pos by Ranai Pos
31/05/2025 5:29 PM
in Tanjungpinang
0
Skandal Mafia Tanah di Tanjungpinang: ES Diduga Otak Pemalsuan 300 Sertifikat Bodong
0
SHARES
788
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.con- Tanjungpinang : Praktik mafia tanah kembali mengguncang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial ES diduga menjadi dalang utama dalam jaringan pemalsuan sertifikat tanah berskala besar yang merugikan ratusan warga.

Berdasarkan dokumen resmi yang diterima redaksi, ES dengan nekat menerbitkan surat perintah membayar (SPM) palsu yang mengatasnamakan Kantor Wilayah BPN/ATR Kepulauan Riau. Dalam surat-surat tersebut, ES memalsukan tanda tangan petugas loket dan menggunakan stempel tiruan milik BPN untuk meyakinkan para korban.

Salah satu dokumen palsu yang berhasil terungkap menyebutkan nominal pembayaran sebesar Rp7,4 juta untuk penerbitan sertifikat lahan seluas 4,5 hektare di wilayah Kelurahan Batu IX, Tanjungpinang.

Tak berhenti di situ, penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa jaringan ini juga merambah ke berbagai wilayah lain seperti Kelurahan Dompak, Kampung Bugis, hingga Kabupaten Bintan, dengan jumlah sertifikat palsu yang diduga telah diterbitkan mencapai sekitar 300 dokumen.

Baca Juga

Meninggal Seminggu Usai Akad, Klaim Asuransi Kredit Rumah Arya A di BRI Tanjungpinang Masih Menggantung

PT Kepri Batalkan Putusan PN Tanjungpinang, dalam Perkara Gugatan Haldy Chan

Yang lebih mengejutkan, ES diketahui mengaku sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditugaskan di Kepri untuk menangani persoalan pertanahan. Selain itu, ES mencatut gelar akademik Sarjana Hukum (S.H.), padahal dirinya masih berstatus sebagai mahasiswa aktif semester VI di salah satu perguruan tinggi di wilayah Kepulauan Riau, angkatan 2022.

Akibat ulahnya, ratusan warga di Tanjungpinang dan Bintan menjadi korban penipuan. Para korban mengaku mengalami kerugian materiil dan juga terhambat dalam proses legalisasi hak atas tanah mereka.

Pada Jumat, 23 Mei 2025, Satreskrim Polresta Tanjungpinang berhasil membekuk dan menahan lima orang yang diduga terlibat dalam jaringan ini, masing-masing berinisial KS, D, A, LN, dan ES. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait rincian pengungkapan kasus tersebut.

Melihat skala dan kompleksitas perkara, polisi membuka kemungkinan jumlah tersangka akan terus bertambah, seiring dengan pengembangan penyidikan yang masih berlangsung.(red)

Komentar

Berita Terkini

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

24 jam lalu

BPR Tuah Karimun Gandeng KNTI, Bangun Ekosistem Ekonomi Kolektif Nelayan Karimun

Panen Padi Demplot PM-AAS, Bintan Genjot Produktivitas dan Perkuat Ketahanan Pangan Mandiri

Desa Limau Manis Dimonitor KPK, Wabup Natuna Tekankan Konsistensi Antikorupsi

KPK Ungkap Nilai Desa Sepempang Masih 80-an, Kejar Standar Desa Antikorupsi

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In