No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Jumat, 1 Mei 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Camat Jemaja Mudahir, SP pimpin rapat persiapan MeBDay Pemkab Anambas

    Camat Jemaja Matangkan Persiapan MeBDay, Siap Digelar 5 April di Letung

    Ketua Pelaksana Open Turnament Desa Kuala Maras Cup VIII 2026 Faisyal,S.Pd

    Open Turnamen Kuala Maras Cup VIII 2026, Panitia Targetkan 50 Tim Bertanding

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Camat Jemaja Mudahir, SP pimpin rapat persiapan MeBDay Pemkab Anambas

    Camat Jemaja Matangkan Persiapan MeBDay, Siap Digelar 5 April di Letung

    Ketua Pelaksana Open Turnament Desa Kuala Maras Cup VIII 2026 Faisyal,S.Pd

    Open Turnamen Kuala Maras Cup VIII 2026, Panitia Targetkan 50 Tim Bertanding

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

ABK Kapal Nelayan KM. Djadi Mari In, Jatuh Kelaut Belum Ditemukan

rapi by rapi
02/09/2020 5:11 AM
in Berita, Natuna
0
ABK Kapal Nelayan KM. Djadi Mari In, Jatuh Kelaut Belum Ditemukan
0
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pulau Laut (RP) _ ABK Kapal Nelayan KM. Djadi Mari In “Jatuh Kelaut” sekitar 5 mil dari perairan Pulau Sekatung.

KM. Djadi Mari In yang berkapasitas GT. 147 dengan nomor lambung Nr. 2997 / PPb yang di Nahodai oleh Ahai Sutanto kelahiran Bagan Siapi-api, 29 Juli 1963 itu terjadi di titik koordinat 04.44.7804 N – 108.11.8600 E pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 sekira pukul 17.45 Wib.

Ahai Sutanto Kapten KM. Djadi Mari In

Kapal nelayan KM. Djadi Mari In ini berangkat dari perairan Pulau Sekatung Desa Tanjung Pala Kecamatan Pulau Laut menuju lokasi kegiatan mencari ikan di perairan Pulau Laut itu, sekira pukul 18.00 Wib, setelah menempuh perjalanan lebih kurang 5 Mil keluar dari Pulau Sekatung Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Natuna, seorang ABK berinisial Muhammad Puji Halomoan Harahap Tempat/Tgl Lahir : Singkil / 09 September 1999, Alamat : Dusun Pir Ujung Gading, Desa Ujung Gading Kec. Sungai Kanan jatuh ke laut dan sempat dilakukan pencarian namun korban tidak di temukan.

Dari tanggal kejadian Kamis, 27 Agustus 2020 sekitar pukul 17.45 Wib petang itu hingga berita ini diterbitkan korban belum ditemukan.

Baca Juga

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut

Yang lebih tragis, meski ABK yang jatuh kelaut belum di temukan, KM. Djadi Mari In yang di Nahodai oleh Ahai Sutanto telah meninggalkan perairan Pulau Sekatung Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Natuna itu dan berlayar menuju kepulauan Anambas pada Jum’at, (28/08) petang.

Dengan kejadian tersebut, Amrodi, Ketua Nelayan Desa Tanjung Pala, Kecamatan Pulau Laut mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh Ahai Sutanto, Nahoda KM. Djadi Mari In.

“Ini manusia, binatang aja mati kita kuburi, apa lagi manusia. Masak ngak ada rasa kemanusiaannya, dengan kejadian itu, Nahoda tampa rasa kemanusiaan main tinggal tanpa tanggung jawab dan rasa bersalahnya”, ujar Amrodi.

Lebih lanjut, dirinya meminta kepada pihak berwajib khususnya kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini, dan Nahodanya di proses sesuai hukum yang berlaku agar tidak semena mena dan bertanggung jawab penuh kepada para ABK-nya.

“Ini tidak bisa dibiarkan, jangan karena kewenangan daerah kita (Kabupaten_red) yang hanya punya kewenangan mengawasi perairan hanya sebatas bibir pantai dan diatasnya kewenangan provinsi, aparat menutup mata,” ungkapnya.

Tambahnya, kita perlu memperhatikan masyarakat lokal, masyarakat nelayan yang mengandalkan tangkapan tradisional berupa pancing. Jadi Jagan seenaknya kapal yang berkapasitas besar yang sudah menggunakan alat tangkap canggih dengan operasi tenaga mesin masuk dan operasi di dalam kawasan masyarakat tradisional.

“Saya kira pemerintah dan pihak keamanan harus jeli melihat situasi ini, karena mereka harus ingat benteng pertama pertahanan wilayah perairan itu adalah masyarakat nelayan tradisional ini, tampa masyarakat ini tidak ada apa-apanya, karena mereka adalah penjaga dan pemberi informasi pertama pertahanan NKRI yang kita cintai ini,” paparnya.

Sementara Kapolsek Kecamatan Pulau Laut Iptu. Nellay Boy ketika dikonpirmasi oleh redaksi ranaipos.com terkait kecelakaan laut yang dialami oleh kapal nelayan KM. Djadi Mari In dengan nomor lambung Nr. 2997 / PPb berkapasitas GT. 147 yang di Nahodai oleh Ahai Sutanto asal Bagan Siapi-api itu membenarkan kejadian tersebut.

Lebih lanjut Iptu. Nellay Boy mengatakan, sebelumnya kasus ini sudah ditindak lanjuti oleh pihak Posal Kecamatan Pulau Laut dan Polsek Kecamatan Pulau Laut prinsifnya menunggu limpahan dari pihak Posal dan jika kasusnya sudah dilimpahkan oleh pihak Posal tentu Polsek akan segera menindak lanjuti kejadian tersebut dan berkordinasi lebih lanjut ke Polres Natuna.

“Kita terus berkoordinasi dengan pihak Posal terkait kejadian ini, sebelumnya Posal yang menerima laporannya dan jika pihak Posal sudah melimpahkan berkas perkaranya ke Polsek, maka kita akan segera menindaklanjutinya,” ujar Boy.

Lanjutnya, pihaknya sempat menghubungi Nahoda Kapal sekaligus pemiliknya Sdr. Ahai Sutanto, namun yang bersangkutan mengatakan sudah berlayar dan meninggalkan perairan Pulau Sekatung Kecamatan Pulau Laut menuju Anambas.

“Yang jelas kita sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh Nahoda kapal, korban belum ditemukan, namun yang bersangkutan sudah meninggalkan tempat kejadian” ungkapnya.

Sementara Komandan Pos Angkat Laut Kecamatan Pulau Laut hingga berita ini di terbitkan masih belum bisa di konfirmasi.*(rapi).

Komentar

Berita Terkini

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

9 jam lalu

Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut

Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Kick Off Implementation Support Mission ILASPP, Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif Berpartisipasi untuk Atasi Kendala

Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In