www ranaipos.com _ Natuna : PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mengembangkan inovasi layanan perbankan digital untuk memberikan kemudahan sekaligus memperluas pilihan layanan keuangan bagi masyarakat.
Dua inovasi yang diperkenalkan kepada masyarakat adalah ATM Emas dan Livin’ Food. Melalui ATM Emas, nasabah dapat mencetak saldo Tabungan Emas digital menjadi emas batangan fisik. Sementara Livin’ Food memungkinkan nasabah mencari, memesan, dan membayar makanan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Pimpinan Cabang Bank Mandiri Natuna, Dedi Putra Ramadhana, menjelaskan bahwa ATM Emas menjadi salah satu terobosan dalam mengintegrasikan investasi emas digital dengan kemudahan memperoleh logam mulia secara fisik.
Hal tersebut disampaikannya kepada sejumlah awak media di sela-sela kegiatan coffee morning, bertempat di Ranai Square, Selasa (3/11/2026).
Dedi mengatakan, Bank Mandiri saat ini telah menyediakan 28 unit ATM Emas yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Melalui fasilitas tersebut, nasabah yang memiliki Tabungan Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri dapat mencetak saldo emasnya menjadi kepingan logam mulia melalui mesin yang tersedia.
Dengan layanan ini, nasabah tidak perlu mencairkan saldo emas menjadi uang tunai terlebih dahulu untuk kemudian membeli emas fisik. Saldo gramasi yang dimiliki dapat langsung diproses menjadi emas batangan sesuai ketentuan dan ketersediaan pecahan pada mesin.
“Bank Mandiri saat ini sudah memiliki 28 unit ATM Emas yang tersebar di Indonesia. Jadi, kalau nasabah sudah membuka Tabungan Emas dan memiliki saldo, misalnya satu gram, saldo tersebut sudah bisa dicetak menjadi emas fisik melalui mesin ATM Emas,” jelas Dedi.
Ia menyebutkan, keberadaan ATM Emas saat ini memang belum menjangkau seluruh daerah. Untuk wilayah Kepulauan Riau, fasilitas tersebut belum tersedia di Natuna maupun Batam.
Salah satu lokasi yang telah memiliki fasilitas tersebut di wilayah Sumatera adalah Medan. Sementara itu, jaringan ATM Emas juga tersedia di sejumlah kota besar, khususnya kawasan Jabodetabek dan wilayah lainnya di Indonesia.
Meski demikian, nasabah di daerah yang belum memiliki mesin ATM Emas tetap dapat memanfaatkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Untuk memperoleh emas fisik, nasabah dapat memilih kantor cabang yang menyediakan layanan pencetakan sesuai ketentuan Bank Mandiri.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, emas yang dapat dicetak melalui ATM Emas tersedia dalam pecahan 1 gram, 5 gram, dan 10 gram. Pilihan merek serta ketersediaan stok mengikuti kondisi mesin. Proses pencetakan dilakukan secara mandiri melalui autentikasi aplikasi Livin’ by Mandiri.
Livin’ Food, Pesan Makanan dalam Satu Aplikasi
Selain inovasi investasi emas, Bank Mandiri juga memperkaya ekosistem layanan digital melalui fitur Livin’ Food yang terintegrasi dalam aplikasi Livin’ by Mandiri.
Fitur ini memungkinkan nasabah mencari restoran, memilih menu makanan, melakukan pemesanan hingga pembayaran langsung melalui satu aplikasi.
Dedi menjelaskan, konsep Livin’ Food hampir serupa dengan layanan pemesanan makanan daring yang telah dikenal masyarakat. Nasabah cukup membuka fitur tersebut, mencari restoran yang diinginkan, memilih menu, kemudian menyelesaikan pembayaran melalui aplikasi.
“Livin’ Food itu seperti aplikasi ketika kita sedang mencari makanan. Misalnya kita ingin membeli makanan di KFC, tinggal membuka Livin’ Food, memilih restoran dan menu yang diinginkan. Selanjutnya makanan akan diantarkan melalui layanan kurir yang bekerja sama,” terangnya.
Ia menyebutkan, layanan tersebut telah dapat dimanfaatkan di sejumlah kota besar dengan dukungan merchant atau mitra usaha kuliner yang tergabung dalam ekosistem Livin’ Food.
Namun, untuk Kabupaten Natuna, layanan pemesanan makanan tersebut saat ini belum tersedia. Hal itu berkaitan dengan cakupan merchant dan kesiapan layanan di masing-masing daerah.
Meski demikian, Dedi membuka peluang untuk mendorong pelaku usaha kuliner lokal agar dapat bergabung dalam ekosistem digital tersebut. Dengan demikian, masyarakat Natuna nantinya memiliki lebih banyak pilihan dalam mengakses layanan pemesanan makanan.
Ia mencontohkan sejumlah gerai makanan dan minuman yang berpotensi menjadi bagian dari pengembangan merchant lokal.
“Kalau di Natuna mungkin belum tersedia. Namun, ke depan bisa kita coba dorong agar merchant lokal, seperti gerai roti o atau usaha kuliner lainnya, dapat masuk sehingga masyarakat juga bisa menikmati layanan tersebut,” ungkapnya.
Livin’ Food sendiri menyediakan pilihan layanan pemesanan berupa delivery, pick-up, dan dine-in. Untuk layanan pengantaran, Bank Mandiri bekerja sama dengan penyedia jasa kurir seperti GrabExpress dan GoSend. Namun, cakupan layanan tetap bergantung pada lokasi serta merchant yang tersedia.
Dorong Transformasi Layanan Perbankan Digital
Berbagai inovasi tersebut memperlihatkan upaya Bank Mandiri dalam memperluas fungsi layanan perbankan digital.
Aplikasi Livin’ by Mandiri tidak hanya menjadi sarana transaksi keuangan, tetapi juga berkembang sebagai ekosistem yang menghubungkan kebutuhan investasi, pembayaran, hingga aktivitas konsumsi masyarakat.
Melalui Tabungan Emas, masyarakat memiliki alternatif untuk membangun aset secara bertahap. Sementara melalui ATM Emas, saldo digital tersebut dapat diwujudkan menjadi kepemilikan emas fisik.
Di sisi lain, Livin’ Food membuka peluang bagi pelaku usaha kuliner untuk memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital sekaligus memberikan kemudahan bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bagi daerah kepulauan seperti Natuna, pengembangan layanan digital tersebut menjadi peluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas perbankan modern. Inovasi ini sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.
Bank Mandiri diharapkan terus memperluas jangkauan inovasinya agar kemudahan layanan perbankan tidak hanya dinikmati masyarakat di kota-kota besar, tetapi juga dapat menjangkau wilayah perbatasan dan kepulauan seperti Kabupaten Natuna. (Rid)





Komentar