No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Kamis, 30 April 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Camat Jemaja Mudahir, SP pimpin rapat persiapan MeBDay Pemkab Anambas

    Camat Jemaja Matangkan Persiapan MeBDay, Siap Digelar 5 April di Letung

    Ketua Pelaksana Open Turnament Desa Kuala Maras Cup VIII 2026 Faisyal,S.Pd

    Open Turnamen Kuala Maras Cup VIII 2026, Panitia Targetkan 50 Tim Bertanding

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Camat Jemaja Mudahir, SP pimpin rapat persiapan MeBDay Pemkab Anambas

    Camat Jemaja Matangkan Persiapan MeBDay, Siap Digelar 5 April di Letung

    Ketua Pelaksana Open Turnament Desa Kuala Maras Cup VIII 2026 Faisyal,S.Pd

    Open Turnamen Kuala Maras Cup VIII 2026, Panitia Targetkan 50 Tim Bertanding

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

    Komisioner Bawaslu Kepri Paparkan Temuan Pelanggaran Politik Uang dan Netralitas ASN di Pilkada 2024

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Polemik Pembangunan Natuna di Balik Mega Proyek Defisit Anggaran 230 Miliar

Admin by Admin
29/07/2018 1:50 PM
in Natuna
0
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NATUNA, RANAIPOS.COM– Pembangunan Gedung Daerah yang sekaligus Rumah Dinas Bupati Natuna yang dialokasikan pembiayaan secara bertahap itu sudah mulai menekan anggaran APBD Natuna sebesar Rp 23 miliyar lebih dari tahun 2017 hingga 2018.

Pelaksanaan pembangunan pasilitas perumahan daerah Kabupaten Natuna itu kini mendapat sorotan baik dari kalangan masyarakat bahkan dari pihak legislatif Natuna sebagai legislatornya sendiri.

Pembangunan Gedung Daerah di kawasan komplek kantor Bupati Natuna Bukit Arai Ranai tersebut yang diberitakan beberapa media belakangan ini juga di sampaukan oleh pihak DPRD Natuna.

“Pemangku kebijakan akan bertanggung jawab penuh bila suatu saat ada permasalahan dikemudian hari terkait terbangunya Gedung Daerah tersebut”.

Baca Juga

Audit Kinerja, Itwasda Perkuat Kinerja Polres Natuna

Muscab PPP Natuna Usulkan Satu Nama Ketua ke DPP

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Natuna Yusripandi kepada beberapa awak media saat di jumpai di ruang kerjanya pada Senin (4/6) siang terkait kisruh pembangunan mega proyek di balek defisit anggaran APBD Natuna TA 2018.

Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan sebagai daerah baru Natuna juga memerlukan gedung daerah.

“Gedung Daerah ini bukan saja untuk rumah dinas Bupati, namun juga dilengkapi dengan ruang yang peruntukanya untuk menerima tamu daerah yang berkunjung ke Natuna”, jelasnya.

Sementara di ruangan terpisah, Wakil ketua1 DPRD Natuna Hadi Candra, S.Sos mengatakan bahwa DPRD Natuna akan membentuk pansus terkait laporan hasil audit BPK dalam pengelolaan keuangan daerah tahun 2017, yang mana ada indikasi terdapat beberapa kegiatan yang perlu di audit investigatif oleh BPK lebih lanjut.

”Kami menilai BPK perlu melakukan audit secara menyeluruh, yang mana hasil audit BPK yang mendapat opini wajar tanpa pengecualian itu masih sebatas audit sampling, dan ada hasil audit yang masih kita ragukan,” ungkapnya.

Menanggapi masalah moratorium, Wakil Ketua DPRD Natuna asal partai berlogo pohon beringin itu berpendapat bahwa Moratorium dari Kemenkeu tersebut boleh dilaksanakan dan boleh tidak karena hanya bersifat himbauan.

“Seharusnya, yang menarik dan harus dipermasalahkan adalah lokasi pembangunanya, kenapa mesti ditempat sekarang ini, kalau mengacu pada Perda No 26 tahun 2006 lokasi pembangunanya di area komplek masjid agung” terang Candra.

Moratorium tentang pembangunan gedung daerah dari Kemenkeu bertujuan untuk mengefisienkan anggaran sehingga bisa dialokasikan ke program lain yang lebih menguntungkan dan menyentuh langsung kepada masyarakat, dan bukan untuk segelintir orang atau golongan saja.

Menanggapi hal ini Hadi candra menjelaskan, DPRD Natuna telah menanyakan masalah tersebut kepada pihak TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah).

“TAPD berulang kali meyakinkan kepada DPRD, bahwasannya keuangan daerah mampu melaksanakan seluruh kegiatan yang telah disahkan di tahun 2018 ini, meskipun banyak dana tersedot untuk pembangunan gedung daerah itu” paparnya.

Dengan pernyataan dari pihak TAPD, Hadi Candra beserta 19 anggota lainya mengamini pembangunan gedung daerah itu, meskipun dirinya tidak yakin pernyataan dari TAPD tersebut benar dan tidak akan mengalami devisi, karna pihaknya sudah pengalaman di tahun sebelumnya bahwa di tahun politik itu, itu akan terjadi karena pemerintah lebih mewanti wanti atas kebobolannya anggaran.

“Untuk itu, DPRD akan memanggil Bupati Natuna dan TAPD sekali lagi untuk memastikan kemampuan keuangan daerah, devisit atau tidak” tegasnya.

Tambah Hadi Candra, seandainya keuangan daerah tidak mampu melaksanakan kegiatan yang pro rakyat karena anggaran lebih tercurah ke pembangunan gedung daerah, DPRD Natuna jelas merasa tertipu.

“Ya kita sudah kena jebakan Batman oleh pihak eksekutive” tutupnya sambil tertawa. (rapi)

Komentar

Berita Terkini

Semarak Hari Posyandu Nasional 2026, Hafizha Keliling Bintan Tinjau Layanan Terpadu Berbasis 6 SPM

Semarak Hari Posyandu Nasional 2026, Hafizha Keliling Bintan Tinjau Layanan Terpadu Berbasis 6 SPM

18 jam lalu

Polres Bintan Siaga Total Jelang May Day 2026, TFG Digelar Dan Komitmen Jaga Aksi Buruh Tetap Aman Tanpa Gesekan

Ombudsman Turun Tangan Usut Sengketa Pagar Prendjak, Police Line Polda Kepri Terbentang Di Jalan Provinsi

Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD

Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In