Ranaipos.com, Anambas – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Anambas ke-18, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong (goro) serentak bersama sejumlah awak media online, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan tersebut dipusatkan di tiga rumah ibadah yang menjadi simbol kerukunan umat beragama di Anambas, yakni Astaka Masjid Agung Baitul Makmur, Gereja, dan Vihara Gunung Dewa Siantan.
Tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dengan insan pers, sekaligus memperkuat semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di daerah itu.
Bupati Aneng mengatakan, media memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, keterlibatan awak media dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dinilai sangat strategis.
“Kegiatan gotong royong ini kita laksanakan bersama teman-teman wartawan yang ada di Anambas. Media merupakan mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di rumah-rumah ibadah,” ujar Aneng.
Menurutnya, rumah ibadah merupakan tempat yang harus selalu dijaga kebersihan dan kenyamanannya karena menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus sarana mempererat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kita memulai gotong royong dari Masjid Agung, Gereja, dan Vihara Gunung Dewa karena tempat-tempat ini menjadi simbol kerukunan beragama masyarakat Anambas. Jika lingkungan rumah ibadah bersih dan nyaman, tentu masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Aneng juga menyampaikan apresiasi kepada para awak media yang turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong tersebut. Ia berharap semangat kebersamaan dan budaya gotong royong dapat terus terjaga serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari menjaga Siantan dan Anambas melalui hal-hal sederhana seperti gotong royong. Dengan semangat kebersamaan, Anambas akan semakin bersih, sehat, dan maju,” tutupnya*(Heri).





Komentar