NATUNA – PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Natuna melaksanakan latihan rutin internal untuk meningkatkan keandalan sarana dan fasilitas (sarfas), sekaligus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan tersebut berlangsung di kompleks kantor Fuel Terminal Natuna, Jalan Dtk. Wan Muhammad Benteng, Ranai, Kabupaten Natuna, Sabtu (10/10/2026) pagi.
Latihan ini menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam memastikan kesiapan sarana, fasilitas, serta kemampuan personel ketika menghadapi berbagai potensi keadaan darurat yang dapat terjadi di lingkungan operasional.
Fuel Terminal Manager Natuna, Ade Pranoto, saat dihubungi media ini, Sabtu (10/10/2026) siang, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional dan memastikan seluruh personel memahami prosedur penanggulangan keadaan darurat.
Menurutnya, latihan rutin diperlukan untuk menguji kesiapan personel, memastikan fungsi sarana dan fasilitas pendukung, serta meningkatkan koordinasi dalam mengambil tindakan apabila terjadi kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kelangsungan operasional.
Melalui kegiatan tersebut, setiap personel diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur sesuai prosedur yang berlaku.
Kesiapsiagaan ini juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan Fuel Terminal Natuna. Dengan latihan yang dilaksanakan secara berkala, potensi risiko dapat diantisipasi lebih dini dan penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara lebih efektif.
Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Natuna terus berupaya menjaga keandalan sarana dan fasilitas serta meningkatkan kompetensi personel sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional.*(rapi).





Komentar