No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Minggu, 20 September 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Pelabuhan Roro Kuala Maras Rusak Sebelum Setahun, Diduga Ada Indikasi Pembiaran Dalam Pengawasan

rapi by rapi
08/08/2025 6:06 PM
in Anambas, Berita
0
Pelabuhan Roro Kuala Maras Rusak Sebelum Setahun, Diduga Ada Indikasi Pembiaran Dalam Pengawasan 
0
SHARES
156
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com – Anambas : Pembangunan Pelabuhan Roro Letung Tahap II di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kepulauan Anambas, yang menelan anggaran miliaran rupiah dari APBN 2024, kini menuai sorotan tajam. Pemasangan batu miring (revetment) yang baru selesai Juni 2024 lalu sudah mengalami kerusakan serius.

Eko Pratama Sekretaris Aliasi Anambas Menggugat (ALAM),
Eko Pratama Sekretaris Aliasi Anambas Menggugat (ALAM),

Pantauan sejumlah awak media di lokasi menunjukkan susunan batu miring dibangun di atas batu karang tanpa pondasi memadai dan tidak kuat menompang. Sejumlah bagian sepanjang kurang lebih 2–5 meter tampak tidak tersambung sempurna. Akibat celah ini, air laut dengan mudah mengikis material di belakangnya. Kondisi tersebut jelas menyalahi prinsip konstruksi serta mengindikasikan lemahnya pengawasan di lapangan.

Proyek yang digarap PT Samudera Anugrah Indah Permai (SAIP) ini sejatinya bertujuan memperluas area kerja pelabuhan melalui reklamasi timbunan tanah. Namun kini, batu miring tersebut mulai berlubang, mengancam kekuatan struktur sekaligus keamanan fasilitas pelabuhan.

Eko Pratama, pemuda asli Jemaja yang juga Sekretaris Umum Aliansi Anambas Menggugat (ALAM), melalui media ini, mengecam keras kondisi tersebut.

Baca Juga

Setelah STAI Natuna Beralih Bentuk Menjadi IAI Natuna

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

“Ini jelas indikasi pengerjaan asal jadi. Batu miring pelabuhan seharusnya tahan puluhan tahun, bukan bocor dalam hitungan bulan. Kalau dibiarkan, kerugian negara bertambah dan keselamatan masyarakat terancam,” tegasnya Jum’at 8-8-2025.

Eko menduga ada permainan antara kontraktor dan oknum pejabat terkait, mulai dari pemilihan material hingga proses pengawasan. Ia mendesak Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan tersebut.

“Jangan biarkan Anambas menjadi ladang empuk bagi koruptor dan kontraktor nakal. Penegak hukum harus turun sebelum kerugian makin besar,” ujarnya.

Kerusakan ini memunculkan pertanyaan besar: di mana peran pengawas proyek? Apakah proses pekerjaan hanya formalitas tanpa uji kualitas?

Dugaan yang terjadi di pekerjaan tersebut soalah-olah sengaja dibiarkan. Diminta Pihak terkait dalam hal ini melakukan tindakan tegas, sebab pengerjaan pekerjaan sudah cukup lama dan belum juga selesai 100%.*(Heri).

Komentar

Berita Terkini

Negara Sibuk Memberi Makan Anak, Tapi Lupa Mendidik

Setelah STAI Natuna Beralih Bentuk Menjadi IAI Natuna

1 hari lalu

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

Dilema Tambang Ilegal

PT TIMAH Restocking 1.000 Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In