NATUNA _ ranaipos.com : Pegadaian Cabang Natuna menggagas kegiatan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat yang dikemas secara santai melalui senam pagi bersama, edukasi keuangan, serta pemberdayaan UMKM lokal.
Gagasan tersebut disampaikan Pimpinan Pegadaian Cabang Natuna, Jufriadi, saat bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna. Rombongan Pegadaian diterima langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, didampingi Sekretaris Daerah Natuna Boy Wijanarko Varianto, di ruang kerja Bupati Natuna, Bukit Arai, Senin (24/8/2026) sore.
Dalam pertemuan tersebut, Jufriadi menyampaikan rencana kegiatan yang diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kabupaten Natuna.
Menurutnya, kegiatan itu sejalan dengan semangat “GENCARKAN atau Gerakan Nasional Cerdas Keuangan” yang didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan, investasi yang aman, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan secara bijak.
Jufriadi menilai Natuna memiliki karakteristik yang relevan untuk pelaksanaan program tersebut. Sebagai daerah dengan tantangan geografis dan berada di wilayah 3T, masyarakat membutuhkan pendekatan edukasi yang lebih dekat dan mudah diterima.
Karena itu, Pegadaian tidak ingin mengemas kegiatan dalam bentuk seminar formal semata. Konsep yang ditawarkan adalah senam pagi bersama masyarakat yang dilanjutkan dengan edukasi keuangan dan pelibatan pelaku UMKM lokal.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada **Minggu, 6 September 2026**, dengan sejumlah rangkaian acara, mulai dari senam pagi bersama, edukasi OJK tentang investasi aman dan pencegahan investasi ilegal maupun penipuan keuangan.
Selain itu, Pegadaian juga akan memberikan literasi mengenai pengelolaan dan perencanaan keuangan. Pelaku UMKM Natuna turut dilibatkan dengan membuka ruang promosi dan penjualan produk kepada masyarakat.
Berbagai doorprize juga disiapkan untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Untuk mendukung kegiatan, Pegadaian menggandeng sejumlah mitra. Dari pihak OJK, rencananya akan hadir Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, sementara dari Pegadaian akan dihadiri Deputi Bisnis Area Batam.
Jufriadi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi kolaborasi positif antara OJK, Pegadaian, Pemerintah Kabupaten Natuna, dan pelaku UMKM lokal.
Pihaknya juga mengharapkan dukungan Pemkab Natuna dalam menentukan lokasi kegiatan di pusat keramaian yang mudah dijangkau masyarakat, termasuk membantu mengoordinasikan UMKM potensial untuk berpartisipasi membuka stan dan memasarkan produk mereka.
Pegadaian juga berharap Bupati Natuna dapat hadir sekaligus membuka kegiatan secara langsung. Kehadiran pemerintah daerah dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kecerdasan keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan praktis dalam mengelola keuangan dan memilih investasi yang aman, tetapi juga semakin waspada terhadap investasi ilegal, pinjaman ilegal, serta berbagai modus penipuan keuangan.
Di sisi lain, keterlibatan UMKM diharapkan mampu membuka peluang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha lokal.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pemerintah daerah, regulator, lembaga keuangan, dan pelaku usaha dalam suasana yang positif, inklusif, dan menyenangkan.
Dengan pendekatan tersebut, edukasi keuangan diharapkan tidak lagi selalu identik dengan kegiatan formal di dalam ruangan, tetapi dapat hadir lebih dekat dan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.*(rapi).





Komentar