No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Sabtu, 20 Juni 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Bupati Anambas Aneng di dampingi sekretaris Daerah Sahtiar,SH.MM dan Katua TP-PKK Kabupaten Anambas ny. Sinta Aneng saat resmikan puskesmas Tarempa

    Resmikan Gedung Puskesmas Tarempa, Bupati Aneng Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan

    Ketua Komisi II DPRD Anambas Ayub saat di ruang kerja ( F: Istimewa)

    Ketua Komisi II DPRD Anambas akan Panggil Pihak terkait, Tanggapi Keluhan Nelayan di Pelabuhan Letung

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Bupati Anambas Aneng di dampingi sekretaris Daerah Sahtiar,SH.MM dan Katua TP-PKK Kabupaten Anambas ny. Sinta Aneng saat resmikan puskesmas Tarempa

    Resmikan Gedung Puskesmas Tarempa, Bupati Aneng Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan

    Ketua Komisi II DPRD Anambas Ayub saat di ruang kerja ( F: Istimewa)

    Ketua Komisi II DPRD Anambas akan Panggil Pihak terkait, Tanggapi Keluhan Nelayan di Pelabuhan Letung

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Oknum P3K Diduga Aniaya Anak 13 Tahun, Keluarga: “Bukan Karena Status, Bisa Bebas Mukul

Ranai Pos by Ranai Pos
12/06/2025 10:51 AM
in Anambas
0
Oknum P3K Diduga Aniaya Anak 13 Tahun, Keluarga: “Bukan Karena Status, Bisa Bebas Mukul
0
SHARES
104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com – Anambas : Anak laki-laki di bawah umur berusia 13 tahun berinisial D menjadi korban dugaan penganiayaan fisik oleh sejumlah orang dewasa yang diduga merupakan oknum pegawai P3K yang baru saja dilantik. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (16/05/2025) di wilayah Antang, RT 2 RW 1, Desa Tarempa, Kecamatan Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan langsung mengguncang warga setempat, Kamis (12/6/25).

Kasus bermula saat D diajak oleh temannya, R, untuk mengambil besi bekas. Meskipun sempat menolak karena ragu akan kepemilikan barang tersebut, D akhirnya ikut setelah diyakinkan bahwa besi itu tidak bertuan. Besi itu kemudian dijual ke tempat penampungan seharga Rp 200.000.

Namun, belakangan diketahui besi tersebut ternyata milik seseorang. Pemilik berhasil melacak keberadaan besi dan mengambilnya kembali. Situasi memanas ketika keluarga R merasa tidak terima anaknya ikut disangkutkan. Padahal, menurut informasi keluarga korban, R diketahui sudah dua kali melakukan pencurian besi sebelumnya bersama teman lain. Ironisnya, justru D yang menjadi sasaran amukan.

Menurut pengakuan D, dirinya ditampar keras hingga terjatuh oleh ayah R. Belum sempat pulih, D kembali dipukul oleh seorang pemilik bengkel inisial N. Yang lebih mengerikan, ayah R juga melontarkan ancaman pembunuhan kepada D

Baca Juga

Pemkab Anambas Klarifikasi Foto Bupati dan rombongan Tanpa Helm, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat

Camat Siantan Hadiri Peringatan 1 Muharram 1448 H di Masjid Al Hidayah, Serahkan Hadiah Lomba Azan dan MC

“Kalau aku nampak kau berkeliaran lagi, mati kau aku bunuh,” ucap D menirukan ucapan pelaku kepada ibunya.

Sang ibu, Novi, merasa hancur melihat kondisi anaknya. Ia tidak menampik bahwa anaknya turut bersalah, namun menilai bahwa menyiksa anak di bawah umur bukanlah penyelesaian yang beradab.

“Saya akui anak saya salah, tapi dia bukan binatang. Kenapa orang dewasa boleh main tangan? Saya 24 jam di rumah. Kalau anak saya salah, kenapa tidak datang ke saya? Hanya saya dan suami yang berhak menyentuhnya,” ujar Novi dengan tegas.

Keluarga D melaporkan kejadian ini ke Polsek, namun merasa tidak mendapat tanggapan yang serius. Mereka kemudian membawa kasus ini ke Polres Anambas, dan D telah menjalani visum di RSUD Anambas sebagai bukti.

Namun, bukan keadilan yang mereka terima. Sejak laporan masuk ke Polres, Novi menyebut rumahnya didatangi berbagai pihak hampir setiap hari. Ia ditekan agar mencabut laporan dengan berbagai ancaman. Bahkan, oknum aparat desa dan pejabat setempat turut datang menekan keluarga.

“Mereka bilang kalau saya tak cabut laporan, suami saya dan anak saya juga akan diproses. Cuma karena suami saya pukul bagian punggung anak saya di depan orang, itu dijadikan alasan. Bahkan ada yang bilang pelaku yang mukul anak saya itu baru dilantik jadi P3K. Apa karena sudah P3K, bebas memukul anak orang?” ungkap Novi dengan suara bergetar.

Ancaman makin serius ketika Novi menyebut bernagai teror yang menyasar langsung keselamatannya. Bahkan di ancam akan di usir dari kediamannya.

“Jangan karena status dan jabatan, pelaku bisa bebas. Anak saya tidak pantas jadi korban kekerasan dan teror hanya karena bersalah. Kenapa yang lain yang ikut mencuri tak disentuh? Apa karena kami pun pendatang disini,” tutup Novi.

Kasus ini membuka kembali keprihatinan atas lemahnya perlindungan terhadap anak, dan potensi penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak-pihak yang seharusnya menjadi teladan masyarakat.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Kepulauan Anambas terkait perkembangan kasus tersebutP. Publik kini menantikan ketegasan aparat penegak hukum untuk bertindak adil, meskipun yang dilaporkan berstatus sebagai pegawai pemerintah setempat.(*)

Komentar

Berita Terkini

Bupati Anambas berserta rombongan saat sambut kedatangan Ustadz Das’ad Latif menuju kediaman rumah dinas Bupati sebelum Tinjau Mesjid Agung Baitul Makmur Tarempa

Pemkab Anambas Klarifikasi Foto Bupati dan rombongan Tanpa Helm, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat

4 menit lalu

Tokoh Kepri Bongkar Sindikat Tambang Ilegal Malang Rapat, Andi Cori: Dump Truck Maut Harus Disetop, Bosnya Dipenjara

Polres Karimun Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah & Layanan Gratis Sambut HUT Bhayangkara Ke-80

Polres Karimun Nobar Piala Dunia 2026 & Bagikan 52 Paket Sembako Sambut HUT Bhayangkara Ke-80

Dramatis! Iben Cs Juara Turnamen Domino Polsek Tanjungpinang Kota, Bawa Pulang Kulkas Dua Pintu

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In