No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Sabtu, 22 Agustus 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

    Jelang HUT RI, Lanal Tarempa Gelar Bakti Sosial

    Jelang HUT RI, Lanal Tarempa Gelar Bakti Sosial

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

    Jelang HUT RI, Lanal Tarempa Gelar Bakti Sosial

    Jelang HUT RI, Lanal Tarempa Gelar Bakti Sosial

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Natuna Dapat Alokasi Terbesar Hilirisasi Kelapa Kepri, 350 Hektare untuk 497 Petani

Ranai Pos by Ranai Pos
22/08/2026 4:06 PM
in Berita, Natuna
0
Bupati Natuna Cen Sui Lan saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi persiapan pelaksanaan program Hilirisasi Kelapa Dalam dari Kementerian Pertanian (Kementan) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun anggaran 2026 melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Gedung Sri Serindit Ranai.

Bupati Natuna Cen Sui Lan saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi persiapan pelaksanaan program Hilirisasi Kelapa Dalam dari Kementerian Pertanian (Kementan) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun anggaran 2026 melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Gedung Sri Serindit Ranai.

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NATUNA _ ranaipos.com : Kabupaten Natuna mendapat alokasi terbesar dalam program Hilirisasi Kelapa Dalam dari Kementerian Pertanian (Kementan) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun anggaran 2026. Dari empat kabupaten penerima program, yakni Bintan, Karimun, Lingga dan Natuna, Kabupaten Natuna memperoleh alokasi perluasan dan peremajaan tanaman kelapa seluas 350 hektare.

Program tersebut menyasar 497 petani yang tergabung dalam 34 kelompok tani. Dukungan yang diberikan meliputi 38.500 bibit kelapa bersertifikat, 115.500 bantuan pupuk, serta 4.550 Hari Orang Kerja (HOK) untuk mendukung pelaksanaan penanaman.

Persiapan pelaksanaan program tersebut disosialisasikan Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Ranai, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan dibuka Bupati Natuna Cen Sui Lan dan dihadiri Wakil Bupati Natuna, perwakilan Kejaksaan Negeri Natuna, para camat, kepala desa, kelompok tani serta penerima bantuan.

Baca Juga

Dari Pasangan Suami Istri hingga Atlet Muda Warnai Kejuaraan Umum HIMSSI Natuna di Seleksi Porprov Kepri 2026

Ketua DPD GRIB Jaya Kepri Serahkan SK, Dian Bangun Sari Siap Besarkan GRIB Jaya Karimun

Hadir sebagai narasumber, Eva Elfriani Br Tarigan dari Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Wan Syazali, dalam laporannya mengatakan program Hilirisasi Kelapa Dalam menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengembangkan potensi pertanian di daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan petunjuk teknis Kementerian Pertanian, kelompok tani penerima bantuan wajib terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan), memiliki surat keputusan pembentukan kelompok, dokumen identitas kelompok serta lahan yang jelas dan tidak dalam sengketa.

Selain itu, kelompok tani wajib mengajukan proposal permohonan bantuan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna untuk selanjutnya dilakukan verifikasi oleh tim teknis.

“Dari hasil verifikasi tim teknis dinas pada Januari 2026, ada 500 hektare usulan yang masuk ke dinas. Namun, yang direalisasikan Kementerian Pertanian pada April 2026 hanya 300 hektare,” ujar Wan Syazali.

Pemkab Natuna kemudian terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan BBPPTP Medan untuk memperoleh tambahan kuota.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Mei 2026, tambahan kuota untuk Natuna disetujui pemerintah provinsi, BBPPTP Medan dan Kementerian Pertanian sehingga alokasi Natuna bertambah menjadi 350 hektare.

“Alhamdulillah, pada bulan Mei 2026 kuota tambahan kita disetujui, sehingga kuota kita bertambah menjadi 350 hektare,” katanya.

Wan Syazali menyebutkan, program Hilirisasi Kelapa Dalam di Natuna terdiri dari kegiatan perluasan dan peremajaan tanaman kelapa.

Untuk kegiatan perluasan, dialokasikan seluas 165 hektare yang dilaksanakan di Kecamatan Bunguran Tengah dan Bunguran Batubi.

Sedangkan kegiatan peremajaan seluas 185 hektare dilaksanakan di Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Selatan dan Bunguran Utara.

Secara keseluruhan, program tersebut mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Pertanian sekitar **Rp1,48 miliar**, yang terbagi dalam tiga paket kegiatan dengan total nilai Rp1.481.313.490.

Paket pertama berupa Produksi Benih Kelapa Dalam Siap Salur Kabupaten Natuna senilai Rp973.444.200. Paket kedua berupa Pengadaan Pupuk Organik Perluasan Tanaman Kelapa Dalam senilai Rp345.586.290.

Sementara paket ketiga berupa Produksi Benih Kelapa Dalam Siap Salur untuk 50 hektare dengan nilai Rp162.283.000.

Perwakilan BBPPTP Medan, Eva Elfriani Br Tarigan, mengatakan bantuan bibit kelapa dari Kementerian Pertanian tahun ini disalurkan kepada empat kabupaten di Kepri, yakni Bintan, Karimun, Lingga dan Natuna.

Dari empat daerah tersebut, Natuna menjadi kabupaten dengan alokasi terbesar, yakni mencapai 350 hektare.

“Kepri mendapatkan bantuan bibit benih kelapa di empat kabupaten. Yang paling besar menerima bantuan itu adalah Natuna sebanyak 350 hektare,” kata Eva.

Ia berharap para petani dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal serta mengikuti seluruh tahapan teknis yang disampaikan dalam sosialisasi.

“Saya berharap para petani memanfaatkan bantuan ini dengan baik. Harapan kami setelah sosialisasi ini para petani bisa melanjutkan praktik di lapangan,” ujarnya.

Eva menjelaskan, benih yang diberikan merupakan benih bermutu lokal yang berasal dari Natuna. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya mendorong penambahan luas tanaman kelapa, tetapi juga memanfaatkan potensi sumber daya genetik lokal.

Selain bibit dan pupuk, petani juga memperoleh dukungan biaya pelaksanaan penanaman melalui rekening kelompok sesuai dengan ketentuan program.

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian melalui program Hilirisasi Kelapa Dalam tersebut.

“Kelapa komoditas yang memiliki peran besar bagi perekonomian Natuna. Tentu bantuan ini sangat tepat dan berguna untuk kita,” ujar Cen.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian dan komoditas unggulan di Natuna.

Cen meminta seluruh penerima bantuan mengikuti sosialisasi dengan serius. Menurutnya, program tersebut tidak boleh berhenti pada tahap penyaluran bantuan, tetapi harus memberikan hasil nyata bagi petani.

“Ambil ilmunya, pelajari dengan sungguh-sungguh dan praktikkan dalam keseharian. Insyaallah kalau program ini berjalan dengan baik, tentunya akan memberikan dampak pada petani sendiri,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh penerima agar memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya sehingga pengembangan komoditas kelapa dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Pesan saya, manfaatkan program ini sebaik-baiknya,” tegasnya.

Dengan alokasi 350 hektare, dukungan 38.500 bibit bersertifikat, pupuk dan ribuan HOK, program Hilirisasi Kelapa Dalam diharapkan mampu memperkuat pengembangan komoditas kelapa sekaligus meningkatkan produktivitas dan manfaat ekonomi bagi petani di Kabupaten Natuna.*(rapi).

Komentar

Berita Terkini

Dari Pasangan Suami Istri hingga Atlet Muda Warnai Kejuaraan Umum HIMSSI Natuna di Seleksi Porprov Kepri 2026

Dari Pasangan Suami Istri hingga Atlet Muda Warnai Kejuaraan Umum HIMSSI Natuna di Seleksi Porprov Kepri 2026

9 menit lalu

Ketua DPD GRIB Jaya Kepri Serahkan SK, Dian Bangun Sari Siap Besarkan GRIB Jaya Karimun

Djodi Tolak Mediasi Soal Sumur dan Penimbunan Kampung Melayu, Sebut Keberatan Warga Tak Penting

Natuna Dapat Alokasi Terbesar Hilirisasi Kelapa Kepri, 350 Hektare untuk 497 Petani

Natuna Kebagian 350 Hektare Hilirisasi Kelapa, Pemkab Dorong Produktivitas Petani

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In