No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Sabtu, 7 November 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Koordinator Saksi Paslon 01 Bantah Tuduhan Politik Uang, Sebut Pembagian Uang untuk Transportasi Saksi

Ranai Pos by Ranai Pos
26/11/2024 6:37 PM
in Tanjungpinang
0
Koordinator Saksi Paslon 01 Bantah Tuduhan Politik Uang, Sebut Pembagian Uang untuk Transportasi Saksi
0
SHARES
99
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com – Tanjungpinang : Koordinator Saksi Pengawasan Paslon Rahma-Rizha Hafiz (RAMAH) untuk Kelurahan Pinang Kencana, Eka Pahlevi, memberikan klarifikasi terkait tuduhan pembagian uang yang dianggap sebagai bentuk politik uang. Menurutnya, informasi yang beredar adalah hoaks, dan uang yang dibagikan hanya diperuntukkan bagi kebutuhan transportasi saksi cadangan.

Eka menjelaskan kronologi kejadian yang sempat menjadi polemik tersebut, ia mendistribusikan uang sebesar Rp 100 ribu kepada 45 saksi cadangan yang akan bertugas di wilayah Batu IX. Proses pembagian dilakukan di tempat usahanya sebagai persiapan menjelang hari pencoblosan.

“Uang itu untuk kebutuhan transportasi para saksi yang sudah ditunjuk. Tugas mereka adalah mengawasi logistik di TPS, seperti memastikan kotak suara dalam kondisi baik, segel aman, dan tidak ada kertas suara yang tercoblos,” jelas Eka, Selasa (26/11/2024).

Eka menegaskan bahwa pembagian uang itu tidak terkait ajakan untuk memilih pasangan calon tertentu. “Berita yang mengatakan uang itu dibagikan ke warga untuk mencoblos salah satu paslon adalah hoaks. Itu tidak benar,” katanya.

Baca Juga

Perkuat Tata Kelola, PT TIMAH Gandeng Kejati Kepri, Kejari Karimun dan Kejari Lingga

Hari Jadi ke-25 Kota Otonom, Kenang Perjuangan Tokoh Pendiri Kota Tanjungpinang

Namun, suasana sempat memanas ketika sejumlah aparat kepolisian mendatangi tempat usaha Eka dan menginterogasi istrinya. Tak lama kemudian, petugas dari Bawaslu juga tiba di lokasi.

“Kami sudah menjelaskan bahwa ini adalah uang transportasi untuk saksi, disertai daftar penerima sebanyak 45 orang. Tidak ada embel-embel kampanye atau gambar paslon. Setelah kami memberikan penjelasan lengkap, pihak Bawaslu akhirnya diam,” tutur Eka.

Ketua Koordinator Saksi Pengawasan Paslon 01, Henky Heriawan, turut membenarkan pernyataan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tugas saksi memang untuk memantau dan mengevaluasi situasi di TPS.

“Tidak ada unsur politik uang. Itu murni kebutuhan operasional saksi. Tuduhan politik uang adalah hoaks,” tegas Henky.

Menurut mereka, langkah ini diambil untuk memastikan Pilkada 27 November 2024 berjalan lancar, aman, dan transparan. “Kami hanya ingin Pilkada berlangsung tanpa kecurangan,” pungkas Eka.*(dv)

Komentar

Berita Terkini

Hanura Kepri Gelar Rakerda I, Perkuat Konsolidasi Organisasi Menuju Pemilu 2029

Hanura Kepri Gelar Rakerda I, Perkuat Konsolidasi Organisasi Menuju Pemilu 2029

3 jam lalu

Batik Khas Kundur Tembus Pasar! PT Timah Sulap Motif Siput dan Sagu Jadi Cuan untuk Warga

Komitmen Bangun Daerah Kepulauan, Bupati Aneng Terima Penghargaan CNN Indonesia

Sekda Ronny: Keluarga Harus Jadi Garda Terdepan Hadapi Bencana, BPBD Bintan Perkuat Kesiapsiagaan

Kapolres Natuna Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat di Masjid Ibnu Salim

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In