NATUNA _ ranaipos.com : Kecamatan Bunguran Timur kembali menunjukkan dominasinya dalam pertandingan gasing antar kecamatan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Natuna. Berhasil melewati persaingan sengit hingga babak final, Bunguran Timur sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan Kecamatan Bunguran Selatan.
Pertandingan yang diikuti perwakilan kecamatan se-Kabupaten Natuna tersebut berlangsung di Laman Permainan Tugu Gasing, Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kamis (22/10/2026).
Penutupan pertandingan dilakukan langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Natuna, Hikmatul Arif.
Dalam kesempatan itu, Hikmatul Arif menanggapi aspirasi para peserta yang mengusulkan agar turnamen gasing tahun mendatang dibuka secara lebih luas, tanpa pembatasan jumlah tim seperti pelaksanaan tahun ini.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Natuna berencana memberikan kesempatan lebih besar kepada komunitas gasing untuk ikut berkompetisi pada tahun mendatang.
“Tahun ini kita buka hanya untuk 20 tim. Insyaallah tahun depan akan kita beri kesempatan kepada tim lain agar bisa ikut serta dalam pertandingan gasing,” ujarnya.
Selain memperluas jumlah peserta, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan arena gasing baru beserta sejumlah fasilitas pendukung untuk menunjang aktivitas para pemain dan komunitas gasing di Natuna.
“Kita tinggal menunggu pembangunan fisiknya lagi. Selain itu, juga akan ditambah kebutuhan fasilitas seperti rumah ibadah,” ungkapnya.
Hikmatul Arif berharap, pertandingan gasing tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan hiburan bagi masyarakat.
Ia menilai permainan tradisional gasing telah memiliki peminat yang cukup besar dari berbagai kalangan, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Karena itu, keberadaannya perlu terus dikembangkan dan dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Natuna.
“Gasing di Natuna sudah memiliki banyak peminat di berbagai kalangan. Jadi saya harap pertandingan ini bukan mencari kemenangan saja, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan sebagai hiburan kita bersama,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Herman, menyampaikan bahwa pertandingan gasing tahun ini diikuti 20 tim yang berasal dari delapan kecamatan. Namun, dua tim di antaranya tidak hadir dalam pelaksanaan pertandingan.
Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga babak final yang berlangsung cukup sengit.
“Alhamdulillah, pertandingan berlangsung dengan lancar hingga final tadi berlangsung dengan sengit,” sampainya.
Herman mengungkapkan, komunitas gasing di Kabupaten Natuna saat ini diperkirakan mencapai 45 tim dengan jumlah anggota lebih dari 1.000 orang.
Besarnya antusiasme tersebut menjadi alasan kuat bagi panitia dan komunitas gasing untuk mendorong pemerintah daerah menyelenggarakan turnamen terbuka pada tahun mendatang dengan kuota peserta yang lebih besar.
Dengan demikian, semakin banyak komunitas gasing di Natuna dapat memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi sekaligus menunjukkan kemampuan masing-masing.
“Ini saran dari peserta juga untuk dibuka turnamen secara luas. Mengingat para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan seperti ini,” pungkasnya.*(rapi).





Komentar