No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Senin, 21 September 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Kantraktor Abal-abal, Pembangunan Gedung Musium Belum Selesai Sudah Mengalami Kebocoran

Marzuki : Pekerjaan Pembangunan Gedung Musium Natuna Asal Jadi

rapi by rapi
21/12/2021 7:07 PM
in Berita, Natuna
0
Kantraktor Abal-abal, Pembangunan Gedung Musium Belum Selesai Sudah Mengalami Kebocoran
0
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Natuna _ ranaipos.com (RP) : Komisi II DPRD Natuna melakukan sidak ke gedung Musium Natuna ini setelah menerima informasi dari beberapa anggota PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Natuna tentang adanya kebocoran dan kerusakan pada bangunan gedung.

Posisi plafon gedung yang baru dan sudah mengalami runtuh dan pemasangan yang tidak rapi

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki SH saat melakukan inspeksi mendadak ke Gedung Musium Natuna yang di dampingi langsung oleh Anggota Komisi II DPRD Natuna, Kepala Dinas Pariwisata Natuna Hardiansyah, serta para awak media, Selasa (21/12) pagi di jalan Komplek Masjid Agung Natuna.

“Berawal dari informasi tersebut, kami dari DPRD Natuna langsung mengajak Dinas Pariwisata Natuna untuk melihat kondisi gedung sekarang,” ungkap Marzuki.

Di musium tersebut, Anggota Komisi II DPRD Natuna meminta keterangan dari pihak Dinas Pariwisata Natuna terkait kondisi bangunan yang menelan anggaran hampir Rp. 40 milyar tersebut.

Baca Juga

Setelah STAI Natuna Beralih Bentuk Menjadi IAI Natuna

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

“Kami meminta kepada Pemerintah Daerah Natuna untuk tidak menerima bangunan ini, sebelum benar-benar selesai dan tidak ada kebocoran, baik atap maupun lantainya,” ungkap Marzuki.

Ketua Komisi II DPRD Natuna itu juga menceritakan bahwa dirinya mendapat informasi gedung bangunan musium Natuna tersebut alami kebocoran di sana-sini. Bukan itu saja, saat di lokasi juga terlihat beberapa titik plafon terlihat bergelombang, tidak rapi dan bahkan ada yang runtuh.

Ditemukan oleh Anggota DPRD Natuna beberapa pengerjaan bangunan yang asal asalan

“Kalau saya lihat, penyebab runtuhnya plafon akibat jarangnya besi kerangka plafon,” kritik Marzuki.

Bukan itu saja, untuk memastikan bangunan tersebut layak pakai atau tidak, Andes Putra salah satu anggota Komisi II DPRD Natuna juga rela memanjat atap gedung untuk melihat kondisi atap gedung.

“Terima kasih untuk pemerintah pusat, yang telah membangun Natuna dengan Anggaran APBN, namun demikian kami berharap adanya pengawasan yang ketat saat pelaksanaan pembangunan,” Andes.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Natuna, Hardinansyah kepada Anggota DPRD Natuna di depan awak media menjelaskan bahwa pembangunan gedung musium tersebut dimulai sejak tahun 2014 hingga kini.

“Pekerjaanya bertahap, dan sekarang lagi pengerjaan interior dengan anggaran kurang lebih tujuh milyar rupiah,” jelas Hardiansyah.

Dirinya juga mengaku telah menyurati pihak kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk perbaikan bangunan yang rusak dan atap yang bocor.

“Rencana bangunan akan diserahkan ke Pemda Natuna tahun depan, namun kita juga sepakat bahwa akan menerima bangunan tersebut setelah semuanya selesai dan tanpa adanya kerusakan sebelum proses serah terima,” terang Kadis Pariwisata Natuna.*(red)

Komentar

Berita Terkini

Negara Sibuk Memberi Makan Anak, Tapi Lupa Mendidik

Setelah STAI Natuna Beralih Bentuk Menjadi IAI Natuna

2 hari lalu

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

Dilema Tambang Ilegal

PT TIMAH Restocking 1.000 Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In