Bintan _ ranaipos.com : Komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba kembali ditegaskan melalui Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan Tahun 2026. Kegiatan yang digagas Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan ini resmi dibuka pada Selasa (27/01/2026) di De Bintan Villa. 
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, yang menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa, khususnya generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan.
“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan tatanan sosial, keluarga, bahkan masa depan daerah,” tegas Hafizha dalam sambutannya.
Pemuda sebagai Agen Perubahan
Menurut Hafizha, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan aparat penegak hukum. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. 
“Melalui pelatihan dan pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba ini, kita berharap lahir generasi muda Bintan yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian tinggi untuk aktif mencegah penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Ia menambahkan, Duta Pemuda Anti Narkoba yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi teladan, aktif melakukan edukasi, serta mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba. 
Hafizha juga menekankan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam pencegahan narkoba, sementara pemuda menjadi garda terdepan dalam menjaga masa depan daerah dan bangsa.
Apresiasi dan Harapan
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dispora Kabupaten Bintan serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mampu melahirkan duta-duta muda yang berintegritas serta berkontribusi nyata bagi Kabupaten Bintan.
Diikuti 80 Pendaftar dari Seluruh Bintan
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bintan, Alfeni Harmi, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni 27–28 Januari 2026. Proses diawali dengan seleksi peserta yang diikuti sekitar 80 pendaftar dari seluruh sekolah setingkat SMA se-Kabupaten Bintan serta perwakilan pemuda binaan.
Dari tahapan seleksi tersebut, 40 peserta dinyatakan lolos sebagai Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan, yang selanjutnya akan kembali diseleksi untuk menentukan Duta Putra dan Duta Putri tingkat kabupaten.
Bagian dari Program Bintan Juara
Alfeni menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bintan serta selaras dengan Program Bintan Juara, khususnya dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bintan menjadi satu-satunya kabupaten yang menerima penghargaan dari BNN RI tahun lalu. Ini bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program P4GN,” ungkap Alfeni.
Dengan pelibatan aktif generasi muda melalui program ini, Pemkab Bintan berharap upaya pencegahan narkoba tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh dari kesadaran bersama.*(Helmi)





Komentar