Karimun _ ranaipos.com : Soal polemik parkir yang lagi hangat dibicarakan, Kadishub Karimun Tohap Siahaan akhirnya kasih penjelasan lengkap, Selasa(23/06/2026).
Tohap sampaikan, sejak Juli 2025 lalu, pengelolaan parkir di Karimun sudah diserahkan ke PT MSM Tiga Marta Satria lewat kerja sama resmi. Pemkab Karimun sekarang posisinya mengawasi, agar semua berjalan sesuai perjanjian.
“Dari 2022 sampai pertengahan 2025, Dishub yang kelola langsung, dibantu abang-abang koordinator lapangan. Kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini. Mulai Juli 2025, semua kewenangan beralih ke PT MSM. Tujuannya biar parkir lebih tertib, transparan, dan PAD bisa lebih optimal untuk pembangunan,” jelas Tohap.
Dijelaskan awal kerja sama, PT MSM masih tetap menggandeng korlap korlap seperti sistem sebelumnya. Masuk 2026, muncul evaluasi. Realisasi pendapatan belum sesuai target, sampai PT MSM harus menutup kekurangannya dari kas perusahaan.
Setelah dikaji, PT MSM lihat alur setoran yang lewat korlap dulu dinilai perlu disederhanakan. Tujuannya supaya lebih akuntabel dan tepat sasaran. Makanya diusulkan sistem setoran langsung dari jukir ke perusahaan.
Untuk korlap korlap, PT MSM juga kasih opsi jadi Penanggung Jawab/PIC di tiap titik, dengan gaji Rp2 juta – Rp3 juta per bulan. Sayangnya opsi itu belum diterima.
Tohap tegaskan, secara hukum PT MSM memang pengelola sah parkir Karimun, kecuali kawasan pelabuhan dan Taman Bunga. Sementara urusan kerja sama internal perusahaan, sepenuhnya jadi kebijakan manajemen PT MSM.
“Pemda tidak ikut campur urusan internal perusahaan. Tugas kami hanya memastikan semua kewajiban di PKS dipenuhi. Kami harap semua pihak bisa saling memahami demi kebaikan bersama,” ujar Tohap.
Dari sisi PAD, dulu 2022-2024 penerimaan parkir di luar Taman Bunga sekitar Rp220 juta – Rp240 juta per tahun. Target 2026 naik jadi Rp500 juta. Sampai pertengahan Juni, PT MSM sudah setor Rp150 juta – Rp160 juta dan berkomitmen lunasi akhir tahun.
“Semua langkah ini semata untuk pelayanan lebih baik dan hasilnya kembali ke masyarakat lewat fasilitas umum. Kami yakin dengan komunikasi yang baik, semua bisa jalan lancar,” pungkas Tohap.*(Nal)





Komentar