Bintan _ ranaipos.com : Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti mendampingi Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, Ir. Reni Yanita, M.Si, dalam peresmian Gedung Sentra Fashion Sri Kuala Lobam, Rabu (21/01). Gedung Industri Kecil Menengah (IKM) tersebut dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perindustrian dan terdiri dari Gedung Pusat Layanan Sentra Fashion serta Gedung Produksi skala besar.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan dihadiri Ketua DPRD Bintan Fiven Sumanti, unsur Forkopimda Bintan, Ketua Dekranasda Bintan Hafizha Rahmadhani Putri, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bintan Elyza Riani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau Riki Rionaldi, sejumlah Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Dirjen IKMA Reni Yanita menilai Kabupaten Bintan memiliki posisi geografis yang sangat strategis karena berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi Sentra Fashion Sri Kuala Lobam untuk memperluas pasar sekaligus memberdayakan pelaku UMKM di sekitarnya. 
“Letak geografis Bintan ini tentu akan memberikan multiplier effect. Kami berharap pelaku usaha kecil dan menengah di Bintan semakin tumbuh dengan hadirnya Sentra Fashion ini. Selain itu, sentra ini juga dapat menjadi wadah pembelajaran keterampilan, termasuk bagi generasi muda yang memiliki bakat dan minat di bidang desain fashion,” ujar Reni.
Sementara itu, Wabup Bintan Deby Maryanti menyampaikan bahwa sebelum hadirnya Sentra Fashion Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan telah lebih dulu mengembangkan Sentra Kerupuk Sei Lekop yang kini berkembang pesat dan berhasil meraih penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dari Kemenpan RB pada tahun 2023. Di sektor kuliner lainnya, Bintan juga memiliki Sentra Otak-Otak di Sei Nam, Kecamatan Bintan Timur, yang berada di bawah binaan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Menurut Deby, keberadaan Sentra Fashion Sri Kuala Lobam memberikan manfaat nyata, khususnya dalam membuka lapangan kerja dan memberdayakan ibu-ibu pengrajin setempat. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan perekonomian keluarga di Kecamatan Sri Kuala Lobam.
“Untuk tahun 2025 saja, selama sembilan bulan operasional, Sentra Fashion ini telah menghasilkan omzet sekitar Rp554 juta dengan total 5.157 potong pesanan. Ke depan, kami berharap jumlah pesanan terus meningkat. Bahkan saat ini, pesanan tidak hanya berasal dari PT BIIE Lobam, tetapi juga dari PT BAI Galang Batang untuk kebutuhan seragam karyawan,” ungkap Deby.
Dengan diresmikannya Sentra Fashion Sri Kuala Lobam, Pemerintah Kabupaten Bintan optimistis sektor industri kreatif dan UMKM daerah akan semakin berkembang serta mampu bersaing di pasar regional maupun internasional.*(Indra)





Komentar