www.ranaipos.com – Tanjungpinang : Sebagai Walikota Tanjungpinang periode 2020-2023, Hj. Rahma, S.IP., M.M. berbagi pengalaman dan strategi dalam menjaga nadi ekonomi Kota Gurindam di tengah tantangan global. Dalam opini ini, Rahma menekankan bahwa ekonomi bukan sekadar angka, tapi tentang kepastian isi perut rakyat.
Rahma mengungkapkan bahwa pada tahun 2021, Tanjungpinang menghadapi tantangan besar dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,59%. Namun, dengan kerja keras kolektif antara pemerintah dan pelaku UMKM, pertumbuhan ekonomi melonjak signifikan ke angka 4,12% pada tahun 2022.
“Keberhasilan Pemerintah Kota (Pemko) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam mengelola ekonomi di masa sulit ini mendapat pengakuan nyata dari Pemerintah Pusat,” ujar Rahma.
Rahma juga menekankan pentingnya pengendalian inflasi dan integrasi pasar tradisional ke ekosistem digital. “Ekonomi saat ini memerlukan sentuhan inovasi digital. Jika dulu fokus kita adalah pemulihan fisik, maka sekarang adalah saatnya integrasi pasar tradisional ke ekosistem digital,” tambahnya.
Dengan pengalaman dan strategi yang tepat, Rahma yakin bahwa Tanjungpinang dapat terus bangkit dan menjadi contoh bagi daerah lain. “Ekonomi bukan soal kemewahan, tapi soal keberlangsungan hidup dan martabat setiap warga Tanjungpinang yang saya cintai,” tutup Rahma.





Komentar