No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Jumat, 6 November 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Polri dan Imigrasi Perketat Pintu Masuk RI, Buronan Internasional 196 Negara Diburu Lewat I-GHAS 24/7

Ranai Pos by Ranai Pos
06/11/2026 10:47 AM
in Berita, jakarta
0
Polri dan Imigrasi Perketat Pintu Masuk RI, Buronan Internasional 196 Negara Diburu Lewat I-GHAS 24/7
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA _ www.ranaipos.com : Ruang gerak buronan internasional yang mencoba masuk atau melintasi wilayah Indonesia kini semakin dipersempit. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Direktorat Jenderal Imigrasi resmi memperkuat pengawasan perbatasan melalui peluncuran aplikasi Interpol Global Hit Alert System (I-GHAS 24/7).

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko saat menyerahkan pelakat kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat kegiatan penguatan pengawasan perbatasan melalui peluncuran aplikasi Interpol Global Hit Alert System (I-GHAS 24/7). 
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko saat menyerahkan pelakat kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat kegiatan penguatan pengawasan perbatasan melalui peluncuran aplikasi Interpol Global Hit Alert System (I-GHAS 24/7).

Sistem yang diluncurkan di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026), ini memungkinkan petugas imigrasi melakukan pemeriksaan dan verifikasi lebih cepat terhadap individu yang terindikasi masuk dalam daftar buronan internasional dari 196 negara anggota Interpol.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan lalu lintas orang di pintu-pintu perlintasan Indonesia, sekaligus mencegah masuknya pelaku kejahatan transnasional.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menyambut positif peluncuran sistem tersebut. Menurutnya, I-GHAS 24/7 merupakan penguatan kolaborasi antara Imigrasi dan Polri, khususnya dalam mempercepat pertukaran informasi di wilayah perbatasan.

Baca Juga

Lantik 16 PNS, Bupati Natuna Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Ketika AI Memberi Saran, Siapa yang Berhak Mengambil Keputusan?

“Inisiasi dari Divhubinter untuk membuat I-GHAS 24/7 ini kami sambut dengan sangat baik. Bagaimana sebenarnya kolaborasi komunikasi yang telah terjalin, terutama di daerah-daerah perlintasan, akan terhubung melalui suatu sistem yang benar-benar lebih tepat, lebih cepat, lebih akurat,” ujar Hendarsam.

Ia menegaskan, pengawasan perbatasan membutuhkan dukungan teknologi yang mampu memberikan informasi secara akurat dan cepat. Dengan demikian, potensi ancaman kejahatan lintas negara dapat diantisipasi sejak awal, sebelum pelaku memasuki wilayah Indonesia.

“Komitmen kami bersama, bagaimana kita mempunyai doktrin yang sama, berorientasi yang sama: Imigrasi untuk rakyat, polisi untuk masyarakat,” tegasnya.

Peluncuran I-GHAS 24/7 turut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Pol Untung Widyamoko.

Melalui platform tersebut, petugas imigrasi di berbagai pintu perlintasan dapat terhubung langsung dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk melakukan identifikasi, verifikasi, hingga koordinasi penanganan terhadap buronan internasional maupun pelaku kejahatan lintas negara.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan, pemanfaatan teknologi ini menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya kompleksitas kejahatan transnasional. Sejumlah ancaman yang menjadi perhatian antara lain tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyelundupan narkotika.

“Ini adalah terobosan yang dilakukan secara kolaboratif antara Polri dan Imigrasi Indonesia. Tentunya ini untuk memperkuat pengawasan buronan internasional dan juga pelaku lintas negara di pintu perlintasan Indonesia,” kata Suyudi.

Tidak berhenti pada peluncuran, sistem I-GHAS 24/7 juga direncanakan terus dikembangkan. Pada 2027 mendatang, penguatan platform tersebut akan diarahkan pada integrasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta pemanfaatan data biometrik.

Pengembangan ini diharapkan semakin meningkatkan kemampuan petugas dalam mengenali identitas individu yang masuk dalam radar pengawasan internasional.

Hendarsam menegaskan, integrasi teknologi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama memperketat pengawasan perlintasan orang, tanpa mengabaikan kelancaran pelayanan keimigrasian bagi masyarakat.

“Melalui integrasi data ini, Imigrasi dan Polri berupaya memperketat pengawasan lalu lintas orang di perbatasan tentunya tanpa mengesampingkan kelancaran pelayanan keimigrasian bagi masyarakat,” tutup Hendarsam.*(rp).

Komentar

Berita Terkini

Polri dan Imigrasi Perketat Pintu Masuk RI, Buronan Internasional 196 Negara Diburu Lewat I-GHAS 24/7

Polri dan Imigrasi Perketat Pintu Masuk RI, Buronan Internasional 196 Negara Diburu Lewat I-GHAS 24/7

15 detik lalu

Lantik 16 PNS, Bupati Natuna Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Ketika AI Memberi Saran, Siapa yang Berhak Mengambil Keputusan?

Perkuat Pembinaan Karier, Danlanud RSA Pimpin Rakor UKP dan TOA/TOD

Natuna Bakal Miliki Kolam Renang Standar Pertandingan, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2027

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In