www.ranaipos.com – Bintan : Hitungan hari jelang May Day 1 Mei 2026, Polres Bintan tancap gas siapkan pengamanan ekstra. Tactical Floor Games (TFG) digelar di Auditorium Polres Bintan, Rabu (29/4/2026), sebagai simulasi perang taktis untuk pastikan seluruh personel satu komando saat amankan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Bintan.
Wakapolres Bintan, KOMPOL Eri Sujati, S.H, M.H., memimpin langsung TFG yang diikuti seluruh Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran. Simulasi ini jadi kunci mematangkan strategi pengamanan, mulai dari pengawalan massa, teknik negosiasi, sampai skenario terburuk jika eskalasi meningkat di lapangan.
“Instruksi kami jelas, tingkatkan kesiapan personel hadapi potensi gangguan kamtibmas, kami ingin memastikan saudara-saudara kita para buruh dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman,” tegas KOMPOL Eri Sujati.
Dalam paparan TFG, Kabag OPS Polres Bintan, AKP Rifi Hamdani Sitohang, membedah pola tindak personel secara detail. Skenario dimulai dari pengamanan titik kumpul massa di tiap kecamatan, pengawalan lalu lintas oleh Sat Lantas, hingga penempatan tim negosiator di obyek vital seperti Kantor DPRD dan Kantor Bupati Bintan.
“TFG ini adalah kunci untuk menyamakan persepsi di lapangan, kita ingin setiap personel tahu siapa berbuat apa dan bertanggung jawab kepada siapa, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal meskipun ada aksi massa,” jelas AKP Rifi.
*Pengamanan Humanis, Agenda Positif Dikawal Ketat*
Polres Bintan menegaskan pengamanan May Day tahun ini mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas. Tidak hanya fokus pada antisipasi unjuk rasa, Polres Bintan juga menyiapkan pengamanan untuk kegiatan positif buruh.
Berdasarkan laporan Sat Intelkam, puncak May Day di Bintan akan diwarnai dialogis bersama unsur serikat pekerja, pemotongan tumpeng, dan pembagian sembako di Kantor Disnaker Kabupaten Bintan. Seluruh rangkaian itu masuk dalam skema pengamanan agar berjalan tertib.
KOMPOL Eri Sujati memastikan Polres Bintan berkomitmen menjadikan May Day 2026 sebagai momentum kondusif. “Dengan pelayanan terbaik dan koordinasi lintas sektoral yang kuat, kami optimis perayaan May Day di Kabupaten Bintan akan berjalan aman, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujarnya.
TFG yang digelar Polres Bintan ini sekaligus jadi sinyal bahwa negara hadir menjamin hak buruh bersuara, tanpa harus ada gesekan di jalan. May Day di Bintan disiapkan jadi panggung aspirasi yang aman, bukan ladang konflik.





Komentar