No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Sabtu, 19 September 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Musrenbang Kabupaten Natuna 2025 Belum Dilaksanakan, Menunggu RPJMD dan Musrenbang RKPD Provinsi

Ranai Pos by Ranai Pos
22/05/2025 12:58 PM
in Berita, Natuna
0
Moestofa Albakry, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (BP3D) Kabupaten Natuna

Moestofa Albakry, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (BP3D) Kabupaten Natuna

0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NATUNA – Hingga akhir Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Natuna belum melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran 2026. Keterlambatan ini terkait erat dengan pengembangan dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Natuna, serta Musrenbang RKPD Provinsi 2026 yang direncanakan berlangsung pada akhir bulan ini.

Moestofa Albakry, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (BP3D) Kabupaten Natuna, menjelaskan bahwa tertundanya ini bagian dari proses penyelarasan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Natuna masih tergantung pada hasil Musrenbang RPJMD dan Musrenbang RKPD Provinsi. Setelah itu, kami dapat memastikan kapan Musrenbang RKPD Kabupaten bisa dilaksanakan,” kata Moestofa saat ditemui di kantornya, Kamis (22/5/2025) pagi.

Dia menambahkan, Musrenbang RKPD Kabupaten tidak bisa berjalan dengan baik tanpa adanya kejelasan mengenai arah pembangunan di tingkat provinsi. Ini penting agar program-program kabupaten selaras dengan kebijakan yang lebih tinggi dan mendukung pencapaian tujuan nasional.

Baca Juga

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

Dilema Tambang Ilegal

“RPJMD adalah dokumen induk untuk pembangunan lima tahun yang mempengaruhi prioritas, kewenangan pembagian, dan alokasi sumber daya antar daerah. Kabupaten dan kota harus menyelaraskan perencanaan mereka dengan RPJMD Provinsi untuk menghindari kebijakan yang tumpang tindih,” jelasnya.

Moestofa juga Menyebutkan bahwa situasi ini dipengaruhi oleh dinamika di tingkat nasional. Tahun 2025 adalah tahun pertama pemerintahan baru setelah Pemilu 2024. RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025–2029 baru saja disahkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 dan kini sedang disesuaikan dengan kebijakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, RKPD daerah harus mengacu pada dokumen perencanaan yang lebih tinggi, termasuk RPJMN dan RPJMD Provinsi.

“Kami tidak ingin terburu – buru. Perencanaan yang tidak selaras dapat menyebabkan inefisiensi dan program yang tidak tepat sasaran,” tegas Moestofa.

Walaupun sempat tertunda, Moestofa meyakinkan bahwa proses Musrenbang Kabupaten Natuna akan segera rampung. Timnya sedang menyusun Rancangan RKPD sambil menanti hasil Musrenbang Provinsi.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap begitu Musrenbang RPJMD Kabupaten Natuna selesai dan Musrenbang RKPD Provinsi terselenggara, Musrenbang RKPD Kabupaten bisa segera dilaksanakan agar tidak mengganggu proses penyusunan KUA-PPAS dan RAPBD 2026.*(dik/Rp)

Komentar

Berita Terkini

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

7 jam lalu

Dilema Tambang Ilegal

PT TIMAH Restocking 1.000 Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

BPR Tuah Karimun Gandeng KNTI, Bangun Ekosistem Ekonomi Kolektif Nelayan Karimun

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In