No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Jumat, 6 November 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Kejati Kepri Terapkan Keadilan Restoratif dalam Kasus Pencurian Rp13 Juta

Ranai Pos by Ranai Pos
22/01/2025 11:00 AM
in Tanjungpinang
0
Kejati Kepri Terapkan Keadilan Restoratif dalam Kasus Pencurian Rp13 Juta
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com , Tanjungpinang : Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Teguh Subroto, S.H., M.H., didampingi Aspidum Kejati Kepri Bayu Pramesti, S.H., M.H., dan Kasi Oharda Marthyn Luther, S.H., M.H., bersama tim Kejaksaan Negeri Batam yang dipimpin Kajari Batam, I Ketut Kasna Dedi, S.H., M.H., menggelar ekspose permohonan penghentian penuntutan berdasarkan prinsip Restorative Justice terhadap kasus pencurian yang dilakukan oleh Andreas Marbun. Ekspose dilakukan secara virtual di hadapan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Kejaksaan Agung RI melalui Direktur OHARDA, Nanang Ibrahim Soleh, S.H., M.H., Rabu (22/01/2024).

Andreas Marbun, tersangka dalam kasus pencurian melanggar Pasal 362 KUHP, diduga mencuri sepeda motor Yamaha Vixion di Kawasan Industri Wiraraja, Batam. Pada Agustus 2024, ia menemukan kunci kontak dan mencoba menggunakannya untuk mengambil sepeda motor milik korban, Mikhael Siboro, tanpa izin. Perbuatan tersebut menyebabkan kerugian sebesar Rp13 juta.

Penghentian penuntutan atas kasus ini mengacu pada Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 tentang Restorative Justice. Pertimbangan utama meliputi:

  1. Perdamaian antara korban dan tersangka.
  2. Tersangka belum pernah dihukum dan baru pertama kali melakukan tindak pidana.
  3. Ancaman hukuman penjara tidak lebih dari lima tahun.
  4. Janji tersangka untuk tidak mengulangi perbuatannya.
  5. Tersangka merupakan tulang punggung keluarga.
  6. Respons positif masyarakat terhadap penyelesaian perkara secara damai.

Korban telah memaafkan tersangka, dan kedua belah pihak sepakat berdamai tanpa syarat. Hal ini memungkinkan pengembalian keadaan seperti semula serta mencegah kerugian sosial yang lebih besar.

Baca Juga

Perkuat Tata Kelola, PT TIMAH Gandeng Kejati Kepri, Kejari Karimun dan Kejari Lingga

Hari Jadi ke-25 Kota Otonom, Kenang Perjuangan Tokoh Pendiri Kota Tanjungpinang

Kejati Kepri menekankan bahwa keadilan restoratif adalah langkah progresif dalam sistem peradilan Indonesia. Pendekatan ini berorientasi pada pemulihan keadaan dan keseimbangan hak korban serta pelaku, bukan pada balas dendam.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam diminta segera menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) demi kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat. Meski demikian, mekanisme ini tidak dimaksudkan untuk memberi toleransi terhadap pengulangan tindak pidana.

Restorative Justice diharapkan menjadi solusi yang menjaga keharmonisan sosial sekaligus memastikan bahwa masyarakat, khususnya kalangan bawah, tidak dirugikan oleh ketidakadilan hukum.*(dv)

Komentar

Berita Terkini

Polri dan Imigrasi Perketat Pintu Masuk RI, Buronan Internasional 196 Negara Diburu Lewat I-GHAS 24/7

Polri dan Imigrasi Perketat Pintu Masuk RI, Buronan Internasional 196 Negara Diburu Lewat I-GHAS 24/7

2 jam lalu

Lantik 16 PNS, Bupati Natuna Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Ketika AI Memberi Saran, Siapa yang Berhak Mengambil Keputusan?

Perkuat Pembinaan Karier, Danlanud RSA Pimpin Rakor UKP dan TOA/TOD

Natuna Bakal Miliki Kolam Renang Standar Pertandingan, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2027

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In