Karimun : Wajah Suarni (46) nampak pucat ketika duduk bersandar di bawah sebatang pohon di depan Puskesmas Tanjungbalai Karimun, Kamis (1/10/2026). Ibu satu anak yang tinggal di Baran Satu, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral ini baru saja mengalami pendarahan.
Dengan langkah tertatih, dia berusaha berjalan pelan menuju bagian pendaftaran. Di sampingnya, sang suami Iman Aklan (40) berusaha memapah langkah ringkih istrinya.
Pasangan suami istri yang baru menikah sekitar dua tahun ini datang dengan segala keterbatasan. Saat mendaftar, mereka difasilitasi langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, Dian Bangun Sari, SH, didampingi Kabag Humas, Petrus Pera.
Suarni merupakan warga kurang mampu. Suaminya, Iman, hanyalah buruh nelayan yang bekerja di kapal ikan milik tauke di Meral. Penghasilannya tak menentu, kadang baru pulang sekali dalam sebulan. Sementara Suarni yang dulunya pernah menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural di Malaysia, kini sudah tidak bekerja lagi atas permintaan suaminya.
Malangnya, dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan, Suarni tiba-tiba mengalami pendarahan pada Rabu (30/9/2026). Keluarga ini pun panik. Tak ada biaya, tak punya fasilitas kesehatan.
Di tengah kesulitan itu, datanglah Petrus Pera, Kabag Humas DPC GRIB Jaya Karimun. Pera yang selama ini dikenal aktif membantu kaum papa, tanpa aba-aba langsung membawa Suarni ke Puskesmas Tanjungbalai Karimun sesuai dengan fasilitas kesehatan domisili pasien.
Dengan cekatan, Pera segera menghubungi relasinya. Tak butuh waktu lama, Suarni segera mendapatkan pelayanan kesehatan dari petugas medis Puskesmas Tanjungbalai Karimun.
Wajah pucatnya yang semula sayu, kini mulai cerah dan sumringah. Wanita asal Tanjungbatu ini pun akhirnya bisa tersenyum.
“Terima kasih kepada bapak-bapak dari GRIB Jaya Karimun yang sudah memberikan pertolongan kepada saya,” ujar Suarni di pintu keluar Puskesmas Tanjungbalai Karimun.
Tak hanya berterima kasih, Suarni juga meminta Ketua GRIB Jaya Karimun, Kabag Humas, dan petugas kesehatan Puskesmas untuk berfoto bersama.
“Boleh kita foto bersama Pak. Saya akan sampaikan kepada anak dan keluarga saya, bahwa bapak-bapak inilah yang telah membantu saya,” ungkapnya haru.
Ketua DPC GRIB Jaya Karimun, Dian Bangun Sari, SH mengatakan, kepedulian sosial dan empati kemanusiaan merupakan salah satu misi utama Ormas GRIB Jaya di bawah arahan Ketua Umum Hercules Rosario Marshall dan Ketua DPD Kepri Junaidy Eddy.
“Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen GRIB Jaya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam isu kebangsaan, tetapi juga dalam persoalan sosial dan kemanusiaan,” ujar Dian.
Menurutnya, GRIB Jaya bukan hanya organisasi besar di pusat, tapi harus terasa manfaatnya sampai ke bawah.
“Hari ini kami dapat laporan ada warga yang kesulitan berobat, langsung kami respon dan kami dampingi ke Puskesmas Tanjungbalai Karimun. Ini adalah wujud nyata kami dalam membantu kaum papa,” tegasnya.
Tak hanya membantu mempermudah layanan administrasi, DPC GRIB Jaya Karimun juga mengulurkan bantuan donasi untuk meringankan biaya transportasi pasangan suami istri tersebut.
Penasehat DPC GRIB Jaya Karimun, Dr. Muhammad Firmansyah juga senantiasa menekankan kepada seluruh pengurus agar terus menanamkan rasa empati.
“Teruslah asah rasa kepedulian dan sosial yang tertanam dalam diri kalian. Tebarkan selalu kebaikan dimanapun kalian berada. GRIB ini adalah organisasi besar, maka buatlah makin bersinar di Karimun dengan selalu peduli kepada sesama,” pungkasnya.*(Nal)





Komentar