Tanjungpinang – ranaipos.com : Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) dalam menopang pendapatan asli daerah (PAD) di tengah kondisi fiskal yang semakin menantang.
Penegasan itu disampaikannya saat memimpin Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (17/4/2026).
Dalam arahannya, Lis menekankan bahwa upacara tersebut bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh ASN untuk memperkuat disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan publik.
“Ini bukan hanya seremoni. Ini pengingat tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat—menjaga persatuan, meningkatkan disiplin, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air,” tegasnya.
Tekanan Fiskal, ASN Diminta Adaptif
Lis mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah ke depan tidak akan mudah. Bahkan, pada tahun 2027, pemerintah daerah diarahkan untuk menekan belanja pegawai hingga kisaran 30 persen.
Situasi ini, menurutnya, menuntut penyesuaian besar dalam tata kelola pemerintahan, termasuk kebijakan kepegawaian seperti skema PPPK. Karena itu, ASN diminta tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga berpikir kreatif dan inovatif dalam mencari solusi.
Parkir dan Pajak Jadi Sorotan
Salah satu langkah konkret yang didorong adalah pembenahan sektor pendapatan daerah, dimulai dari hal sederhana namun berdampak besar: disiplin dalam transaksi.
Lis secara tegas mengingatkan agar ASN menjadi contoh bagi masyarakat, termasuk dalam hal pembayaran parkir.
“Jangan bayar parkir kalau tidak ada karcis,” ujarnya lugas.
Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk menerapkan sistem parkir berbasis elektronik bagi pegawai. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan transparansi sekaligus mendongkrak PAD.
Tak hanya itu, Lis juga mendorong ASN membiasakan meminta bukti pembayaran setiap bertransaksi, baik di rumah makan maupun restoran. Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat merupakan amanah yang harus disetorkan oleh pelaku usaha kepada negara.
“Pastikan pajak tercantum dalam struk. Itu bentuk kontribusi kita untuk pembangunan,” jelasnya.
ASN Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi
Di akhir arahannya, Lis berharap seluruh ASN mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan di Tanjungpinang.
“Kalau kita semua bergerak bersama, saya yakin Tanjungpinang bisa lebih baik dan lebih kuat menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Raja Ariza, Sekretaris Daerah Zulhidayat, serta jajaran kepala OPD dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.*(helmi)





Komentar