No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Jumat, 18 September 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Dugaan Tambang Pasir Ilegal Bintan Kembali Menguat, DPRD Pernah Temukan Modus Kedok Program Negara

Ranai Pos by Ranai Pos
11/02/2026 8:20 PM
in Berita, Bintan, Seputar Kepri
0
Dugaan Tambang Pasir Ilegal Bintan Kembali Menguat, DPRD Pernah Temukan Modus Kedok Program Negara
0
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BINTAN _ ranaipos.com : Isu akan kembalinya aktivitas tambang pasir ilegal di kawasan Galang Batang dan sekitarnya memicu sorotan tajam publik.Informasi yang beredar di masyarakat menyebut sejumlah titik yang sebelumnya pernah ditertibkan diduga bersiap beroperasi kembali dalam waktu dekat. Kabar ini langsung memantik pertanyaan besar: apakah praktik lama kembali terulang?

Sejumlah sumber lapangan menyebut adanya pergerakan pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk figur lama yang disebut pernah menjadi pengendali aktivitas tambang sebelumnya. Bahkan, beredar kabar mengenai konsolidasi internal serta dugaan upaya mengamankan jalur operasi agar tidak tersentuh penindakan. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi resmi.(11/2).

Sorotan terhadap isu ini makin tajam karena sebelumnya Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau pernah menemukan aktivitas tambang pasir diduga ilegal di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. Dalam inspeksi mendadak pada November 2025, lokasi yang dilaporkan sebagai kawasan program ketahanan pangan justru ditemukan sebagai area pengerukan pasir skala besar.

Ketua Komisi III DPRD Kepri, Teddy Jun Aksara, saat itu menyatakan sidak dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat dan mahasiswa terkait dugaan tambang tanpa izin. Hasilnya, di lapangan tidak ditemukan kegiatan pertanian sama sekali, melainkan aktivitas galian pasir yang masif.

Baca Juga

Dilema Tambang Ilegal

PT TIMAH Restocking 1.000 Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur

Anggota Komisi III, Muhammad Musofa, menilai penggunaan plang bertuliskan program ketahanan pangan dengan logo institusi negara sebagai indikasi penyalahgunaan nama program pemerintah. Ia menegaskan, bila benar kegiatan ketahanan pangan, DPRD tentu mendukung. Namun fakta di lapangan menunjukkan aktivitas pertambangan.

Temuan tersebut diperkuat oleh keterangan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mengaku tidak pernah dilibatkan. DPRD pun menilai kondisi itu berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan serius karena aktivitas berlangsung tanpa pengawasan teknis.

Tokoh masyarakat Bintan, Suharjono, juga menyoroti persoalan ini. Ia menilai aktivitas tambang berskala besar mustahil berlangsung tanpa diketahui aparat jika benar terjadi dalam waktu lama. Pernyataan itu mempertegas tuntutan publik agar pengawasan tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif.

Kini, munculnya kembali isu rencana operasi tambang ilegal menjelang Ramadan membuat masyarakat mempertanyakan efektivitas penindakan sebelumnya. Publik mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan, menelusuri jaringan pelaku, serta memastikan tidak ada pembiaran.

Hingga laporan ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah terkait kabar terbaru tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak berwenang.

Jika dugaan ini terbukti, maka persoalannya bukan sekadar tambang ilegal — melainkan potensi kegagalan pengawasan negara terhadap eksploitasi sumber daya alam di wilayahnya sendiri.*(Hel)

Komentar

Berita Terkini

Israel dan Kerentanan Geopolitiknya dalam Perang Asimetris

Dilema Tambang Ilegal

2 jam lalu

PT TIMAH Restocking 1.000 Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

BPR Tuah Karimun Gandeng KNTI, Bangun Ekosistem Ekonomi Kolektif Nelayan Karimun

Panen Padi Demplot PM-AAS, Bintan Genjot Produktivitas dan Perkuat Ketahanan Pangan Mandiri

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In