Bintan – ranaipos.com : Turnamen Sepak Bola Bupati Cup III Tahun 2026 bukan hanya menjadi ajang adu gengsi antar tim sepak bola di Kabupaten Bintan. Memasuki hari ketiga pelaksanaan, turnamen bergengsi ini juga membawa dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang merasakan lonjakan pendapatan dari ramainya penonton yang hadir di Lapangan Bola Assyura, Gunung Lengkuas.
Atmosfer pertandingan yang semakin meriah setiap malam dipadati ribuan suporter dan masyarakat dari berbagai wilayah. Keramaian tersebut menjadi peluang emas bagi pedagang lokal untuk menjajakan aneka makanan, minuman hingga kebutuhan lainnya di sekitar arena pertandingan.
Lapak-lapak UMKM tampak ramai diserbu pengunjung sejak sore hingga pertandingan usai. Tidak sedikit pedagang yang mengaku dagangannya habis lebih cepat dibanding hari biasa. Turnamen ini pun dinilai menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang langsung dirasakan masyarakat kecil.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, sebelumnya memang menegaskan bahwa pelaksanaan Bupati Cup tidak hanya berorientasi pada olahraga semata, tetapi juga harus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurut Roby, event olahraga yang mampu menghadirkan massa dalam jumlah besar harus menjadi momentum untuk menghidupkan usaha masyarakat lokal. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bintan sengaja memberi ruang bagi para pelaku UMKM agar bisa ikut merasakan manfaat dari setiap kegiatan daerah.
“Bupati Cup bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi bagaimana kegiatan ini juga mampu menghidupkan ekonomi masyarakat. Kita melihat banyak UMKM yang ikut merasakan dampaknya karena ramainya masyarakat yang datang setiap pertandingan,” ujar Roby saat pembukaan turnamen, Selasa (12/05).
Semangat yang sama juga disampaikan Kepala Dispora Bintan melalui Kepala Bidang Olahraga, Dodi. Ia menyebut sejak awal pihaknya memang membuka peluang seluas-luasnya bagi UMKM lokal untuk ikut ambil bagian selama turnamen berlangsung.
Menurutnya, meningkatnya jumlah penonton dari hari ke hari berdampak langsung terhadap penjualan para pedagang di sekitar lokasi pertandingan.
“Kami memang membuka peluang bagi UMKM sekitar. Hari ini antusias penonton semakin ramai, rata-rata berbelanja di UMKM lokal ini. Alhamdulillah, berkah untuk peningkatan pendapatan,” katanya.
Bupati Cup III 2026 pun kini bukan hanya menjadi pesta olahraga masyarakat Bintan, tetapi juga menjelma sebagai ruang tumbuh bagi ekonomi kerakyatan dan pelaku usaha lokal.





Komentar