Natuna _ ranaipos.com : Aksi gotong royong membersihkan kawasan Pantai Piwang, Ranai, Kabupaten Natuna, berlangsung bersama unsur pemerintah, TNI-Polri, kader partai, komunitas dan masyarakat, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan yang digelar DPC Partai Gerindra Kabupaten Natuna tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sekaligus dirangkaikan dengan momentum HUT ke-81 TNI dan HUT ke-27 Kabupaten Natuna.
Turut hadir Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri sekaligus Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, S.E., M.M., Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., anggota DPRD Kepri sekaligus Sekretaris DPC Gerindra Natuna Marzuki, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, jajaran TNI, Polri, serta masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengapresiasi kondisi Pantai Piwang yang dinilainya cukup bersih dan terawat.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya kepedulian masyarakat bersama pemerintah daerah, TNI-Polri dan unsur lainnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya mengapresiasi ternyata Pantai Piwang cukup bersih dan terawat. Itu berarti masyarakat, pemerintah daerah, TNI-Polri dan unsur lainnya selalu menjaga kebersihannya sehingga dapat kita jadikan contoh bagi pantai dan kawasan lainnya, dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Asep.
Ia berharap gerakan menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah di seluruh kabupaten-kota di Kepri untuk mempertahankan keasrian wilayah masing-masing.
“Semoga menjadi tonggak bagi jajaran pemerintah pimpinan di wilayah Kepri seluruh kabupaten kota untuk menjaga keasriannya sesuai arahan Presiden RI,” katanya.
Kamtibmas Natuna Kondusif
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri juga menyampaikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Natuna.
Ia mengatakan, berdasarkan laporan satuan dari Polres Natuna, situasi Kamtibmas di wilayah tersebut secara umum masih kondusif.
“Bertepatan dengan kunjungan saya ke Natuna, saya sudah mendapatkan laporan satuan dari Polres Natuna. Situasi Kamtibmas sangat kondusif, bukan berarti tidak ada kriminalitas, ada kriminalitas namun masih dalam kondisi terkendali,” jelasnya.
Menurut Asep, sejumlah tindak kejahatan, baik kejahatan konvensional maupun bentuk kejahatan lainnya, masih ditemukan. Namun, penanganannya dapat dilakukan oleh jajaran Polres Natuna.
Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara kepolisian dengan pemerintah daerah, TNI dan masyarakat.
“Ini adalah sebuah kerja sama dan kolaborasi dan saya berharap memohon dukungan dari semua masyarakat,” ujarnya.
Waspadai Karhutla Saat Musim Kemarau
Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi musim kemarau.
Menurutnya, Natuna sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan memiliki tantangan tersendiri, termasuk jarak yang cukup jauh dari ibu kota provinsi maupun ibu kota negara. Karena itu, kekompakan masyarakat dan sinergi antarlembaga dinilai penting dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Natuna ini adalah pulau terluar, kemudian jarak tempuhnya cukup jauh dari ibu kota provinsi maupun ibu kota negara. Oleh karena itu, jaga betul keamanan dan kekompakan,” katanya.
Asep mengajak masyarakat bersama pemerintah daerah serta TNI-Polri untuk bahu-membahu mencegah terjadinya karhutla.
Ia mengingatkan, selain dapat terjadi karena faktor alam dan kondisi musim kemarau, kebakaran juga dapat disebabkan oleh kesengajaan.
“Bulan-bulan ini kita tahu ada kerawanan di musim kemarau yaitu karhutla. Itu harus bahu-membahu masyarakat, pemerintah, TNI-Polri untuk menjaga jangan sampai seperti tempat-tempat lain bencana kebakaran,” ujarnya.
Ia menegaskan, apabila kebakaran dilakukan secara sengaja, terdapat konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan.
“Kalau sengaja ada konsekuensi hukum dan harus dihadapi. Oleh karena itu kita sama-sama menjaga karena kita cinta Natuna, kita cinta Kepri,” tegasnya.
Beberapa Titik Api Ditangani
Kapolda menyebut di Natuna masih terdapat beberapa titik api. Namun, kondisi tersebut dapat ditangani melalui kerja sama pemerintah daerah bersama TNI dan Polri.
“Untuk Natuna sendiri memang ada beberapa titik api, tetapi berkat kerja sama pemerintah daerah, TNI-Polri akhirnya bisa melakukan penanganan terhadap karhutla tersebut,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terdapat satu kasus karhutla yang dilakukan oleh masyarakat dan telah ditangani oleh aparat kepolisian.
“Ada satu kasus yang dilakukan oleh masyarakat dan itu sudah kita tangani serta sudah kita ingatkan agar tidak melakukan kembali. Ini menjadi pembelajaran buat yang lainnya,” katanya.
Kapolda berharap seluruh elemen masyarakat terus mempertahankan budaya gotong royong dan kolaborasi dalam menjaga keamanan maupun lingkungan.
“Saya mengimbau kita harus bersama-sama bergotong royong, bahu-membahu, berkolaborasi semua stakeholder, baik aparat maupun pemerintah agar Natuna ini menjadi sebuah kabupaten yang luar biasa hebat dan siap menjadi kabupaten yang maju di semua sisi nantinya,” pungkasnya.(Rid).





Komentar