BINTAN – ranaipos.com : Deru sepeda para pebalap mancanegara kembali akan mewarnai jalanan Bintan. Tour de Bintan 2026 siap digelar pada 21–23 Agustus 2026, membawa semangat kompetisi sekaligus mempromosikan pesona pariwisata Bintan ke mata dunia.
Event balap sepeda bergengsi tingkat internasional ini dipusatkan di Plaza Lagoi Bay, kawasan wisata Lagoi, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Tahun ini, Tour de Bintan menghadirkan sejumlah kategori dengan tantangan dan jarak tempuh yang berbeda. Lima kategori yang diperlombakan yakni Individual Time Trial 17 kilometer, Gran Fondo Classic 150 kilometer, Gran Fondo Century 100 kilometer, Gran Fondo Challenge 70 kilometer, dan Gran Fondo Discovery 45 kilometer.
Tak berhenti di kategori Gran Fondo, pada Minggu (23/8) juga akan digelar balapan UCI 1.2 yang diikuti para pebalap profesional. Kehadiran nomor ini semakin memperkuat posisi Tour de Bintan sebagai salah satu event olahraga internasional yang menjadi kebanggaan Bintan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menyebut Tour de Bintan memiliki nilai strategis bagi daerah, khususnya dalam memperkenalkan potensi pariwisata Bintan kepada peserta dan wisatawan dari berbagai negara.
“Ini salah satu event bergengsi yang ada di Bintan, yang juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bintan, kami mendukung sepenuhnya dan berharap Tour de Bintan tahun ini bisa berjalan sukses,” kata Ronny, Rabu (19/8).
Menaklukkan Jalanan Kawasan Lagoi
Untuk sejumlah nomor, perjalanan peserta akan dimulai dari Plaza Lagoi. Dari titik tersebut, pebalap bergerak menuju Jalan Gurindam 12, kemudian berbelok ke arah Holiday Villa Pantai Indah, menuju Pintu Masuk 2 Lagoi Bay dan melintasi Jalan Indra Segara.
Perjalanan berlanjut melewati kawasan Ria Bintan Golf Course hingga Club Med Bintan. Dari sana, peserta kembali melalui Jalan Indra Segara menuju Pintu Masuk 2 Lagoi Bay, Holiday Villa Pantai Indah dan kembali melintasi Jalan Indra Segara sebelum menyelesaikan perjalanan di Plaza Lagoi.
Sementara untuk sejumlah nomor lainnya, Plaza Lagoi menjadi titik awal secara netral sebelum peserta memasuki jalur perlombaan. Reservoir Lagoi menjadi salah satu lokasi penting dalam perlombaan sekaligus titik finis sejumlah kategori.
Gran Fondo Challenge: 70 Kilometer Penuh Tantangan
Pada kategori Gran Fondo Challenge 70 Km, pebalap akan memulai perjalanan dari Plaza Lagoi Bay menuju Simpang Lagoi.
Rute kemudian berlanjut melewati Jalan Tanjung Pinang–Tanjung Uban, kawasan Kantor Bupati Bintan di Buyu, Jalan Lintas Barat, Simpang Penaga dan Jalan Hang Tuah.
Dari Jalan Hang Tuah, pebalap kembali menuju Simpang Lagoi hingga akhirnya menyelesaikan perlombaan di Reservoir Lagoi.
Gran Fondo Classic: 150 Kilometer Menjelajah Bintan
Tantangan lebih panjang menanti peserta Gran Fondo Classic 150 Km. Rute ini membawa pebalap menjelajah sejumlah kawasan di Bintan dengan karakter jalan yang beragam.
Perjalanan dimulai dari Plaza Lagoi Bay menuju Simpang Lagoi, kemudian melewati Jalan Tanjung Pinang–Tanjung Uban, Jalan Berakit, Jalan Beringin, Jalan Pantai Trikora, Simpang Pulau Pucung, Simpang Lome, hingga kembali ke Jalan Tanjung Pinang–Tanjung Uban.
Selanjutnya, peserta melintasi Cikolek, Simpang LLAJR, Jalan Bhayangkara, Jalan Raya Kawal, Simpang Gesek, kemudian kembali melalui Jalan Tanjung Pinang–Tanjung Uban menuju kawasan Pulau Ladi/Cikolek/Simpang Bingung.
Rute berlanjut menuju Bundaran Ceruk Ijuk, Jalan Lintas Barat, Simpang Penaga, Jalan Hang Tuah dan Simpang Lagoi, sebelum akhirnya peserta mencapai garis finis di Reservoir Lagoi.
Bukan Sekadar Balapan
Panjang dan beragamnya rute menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap. Mereka tidak hanya dituntut memiliki stamina dan kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu menjaga ritme serta strategi sepanjang perjalanan.
Di sisi lain, rute Tour de Bintan 2026 menghadirkan panorama khas Bintan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari daya tarik event tersebut.
Para pebalap akan melewati jalan-jalan utama serta kawasan yang berdekatan dengan destinasi wisata, membuat Tour de Bintan bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga etalase pariwisata Bintan di hadapan peserta dan wisatawan internasional.
Dengan perpaduan olahraga, pariwisata dan keindahan alam, Tour de Bintan 2026 diharapkan kembali menjadi magnet yang mendatangkan wisatawan sekaligus memperkuat nama Bintan sebagai destinasi sport tourism berkelas internasional.
Tiga hari, ratusan kilometer, satu tantangan besar: menaklukkan Bintan dengan sepeda.*(hel)





Komentar