BINTAN – Ranai pos.com : Semangat kemerdekaan di Kabupaten Bintan tahun ini tak hanya diwujudkan melalui upacara dan pengibaran Sang Merah Putih. Di tengah momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bintan menghadirkan makna kemerdekaan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat: merdeka mendapatkan pelayanan kesehatan.
Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran inovasi PETA CKG MERDEKA atau Pelayanan Terpadu dan Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis Mudah, Dekat, Cepat dan Berkelanjutan oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, Senin (17/8), di Gedung Tanjak, Kijang Kota.
Inovasi ini menjadi langkah strategis Pemkab Bintan untuk memastikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak berhenti pada pemeriksaan semata, tetapi terintegrasi dengan tindak lanjut dan pemantauan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
“Hari ini kita launching PETA CKG MERDEKA. Ini komitmen bahwa setiap masyarakat harus merdeka mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah. Komitmen ini bukan sekadar setiap masyarakat bisa mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis, tetapi hasilnya akan terintegrasi dan dipantau secara berkelanjutan,” kata Roby.
Menurutnya, masyarakat Bintan harus memiliki kebebasan dan kemudahan dalam memperoleh layanan kesehatan. Melalui CKG, berbagai persoalan kesehatan diharapkan dapat ditemukan lebih awal sehingga bisa segera mendapatkan penanganan sesuai mekanisme medis.
Alurnya tidak berhenti ketika masyarakat selesai menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut, kemudian masyarakat masuk dalam pemantauan agar kondisi kesehatannya dapat terus terjaga.
Bukan Sekadar Cek Kesehatan
PETA CKG MERDEKA dirancang sebagai sebuah gerakan pelayanan kesehatan yang menghubungkan pemeriksaan, identifikasi masalah kesehatan, tindak lanjut medis hingga pemantauan.
Konsep tersebut memperkuat upaya Pemkab Bintan dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih mudah, dekat, cepat dan berkelanjutan.
Roby juga menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh kelompok usia. Karena itu, Posyandu sebagai salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat akan memiliki peran yang semakin luas.
“Bahkan di Posyandu yang menjadi garda terdepan, sasarannya tidak lagi hanya ibu hamil dan bayi. Akan tetapi seluruh siklus hidup, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, usia produktif hingga lansia. Akan selalu ada Cek Kesehatan Gratis di sana,” tegasnya.
Perkuat Prestasi Layanan Kesehatan Bintan
Peluncuran PETA CKG MERDEKA sekaligus memperkuat capaian Kabupaten Bintan dalam sektor kesehatan.
Pada 2025, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Bintan berhasil mengantarkan daerah tersebut meraih peringkat terbaik pertama di Provinsi Kepulauan Riau.
Sementara pada 2026, Bintan kembali mendapat pengakuan dengan meraih Terbaik III kategori akses dan kualitas pelayanan kesehatan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sumatera yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI.
Capaian tersebut menjadi modal sekaligus motivasi bagi Pemkab Bintan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Melalui PETA CKG MERDEKA, semangat kemerdekaan kini diterjemahkan dalam bentuk yang lebih nyata: memastikan setiap warga Bintan memiliki kesempatan yang sama untuk mengetahui kondisi kesehatannya, mendapatkan penanganan ketika ditemukan masalah, serta memperoleh pendampingan hingga kesehatannya tetap terpantau.
Merdeka di Bintan bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga merdeka untuk hidup sehat.*(hel)





Komentar