Natuna _ ranaipos.com : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna pada tahun akademik 2026 telah menerima sebanyak 42 mahasiswa baru dari berbagai program studi yang tersedia di kampus tersebut.

Dari total mahasiswa yang diterima tersebut terdiri dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 9 orang, Ekonomi Syariah 9 orang, Komunikasi dan Penyiaran Islam 8 orang, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 7 orang, Hukum Pidana Islam 8 orang serta mahasiswa dari program studi baru Manajemen Bisnis Syariah.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STAI Natuna Tahun Akademik 2026, Ferri Irawan, M.Pd, kepada redaksi ranaipos.com saat ditemui di ruang kerjanya di Kampus STAI Natuna, Sabtu (16/05/26) pagi.

Lebih lanjut Ferri mengatakan, saat ini para calon mahasiswa tengah mengikuti tes seleksi gelombang pertama. Dari 42 peserta yang mendaftar, sebanyak 41 orang hadir mengikuti tes, sementara satu peserta menyatakan mengundurkan diri.
“Materi tes meliputi pengetahuan umum, pemahaman keagamaan Islam, minat dan bakat mahasiswa serta tes potensi diri seperti seni, keagamaan dan olahraga,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru gelombang kedua kembali dibuka mulai 18 Mei hingga 5 Agustus 2026.
Untuk biaya pendaftaran, calon mahasiswa dikenakan biaya sebesar Rp. 250.000 per orang. Sedangkan biaya kuliah per semester sebesar Rp. 1,4 juta bagi mahasiswa reguler dan Rp. 2,4 juta untuk mahasiswa transfer atau non reguler.
Ferri Irawan turut mengajak para lulusan SLTA sederajat, khususnya di Kabupaten Natuna, agar melanjutkan pendidikan tinggi di STAI Natuna.
Menurutnya, sejak berdiri pada tahun 2002 hingga 2025, STAI Natuna telah melahirkan sekitar 1.667 lulusan dan terus melakukan peningkatan mutu pendidikan serta kualitas tenaga pengajar.
“Saat ini STAI Natuna juga telah membuka program studi baru yaitu Manajemen Bisnis Syariah dan ini menjadi peluang besar bagi anak-anak Natuna yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di daerah sendiri,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berdasarkan data pendaftaran gelombang pertama, terdapat tiga program studi yang menjadi favorit calon mahasiswa, yakni Program Studi PAI, Ekonomi Syariah serta Komunikasi dan Penyiaran Islam.
“Ketiga prodi ini memang selalu menjadi favorit pada tahun-tahun sebelumnya,” tambah Ferri.
Sementara itu, Ketua STAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, M.Pd.I mengatakan bahwa pembukaan penerimaan mahasiswa baru menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Natuna, khususnya bagi generasi muda daerah.
Menurutnya, Natuna ke depan akan terus berkembang, maju dan dinamis sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Sekarang STAI Natuna sudah memiliki banyak pilihan program studi baru seperti Manajemen Bisnis Syariah dan insya Allah akan menyusul Program Studi Pariwisata Syariah,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat STAI Natuna akan menjalani proses alih bentuk dari Sekolah Tinggi Agama Islam menjadi Institut Agama Islam Natuna.
“Saya kira ini menjadi momentum bagi putra-putri Natuna untuk meraih pendidikan tinggi di daerah sendiri dengan biaya yang terjangkau,” katanya.
Selain itu, lanjut Dr. Umar Natuna, mahasiswa STAI Natuna juga memiliki kesempatan mendapatkan berbagai program beasiswa seperti Beasiswa Bank BSI, KIP Kuliah, Beasiswa Afirmatif dari yayasan bagi penghafal Al-Qur’an serta beasiswa dari Baznas Provinsi Kepulauan Riau yang bekerja sama dengan STAI Natuna.
Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen penting dalam proses transformasi sosial di tengah masyarakat.
“Bagi masyarakat yang tidak memiliki kekuatan ekonomi maupun warisan yang besar, maka pendidikan menjadi salah satu pilihan utama untuk menopang kehidupan di masa depan,” tutupnya.*(rapi)





Komentar