Tanjungpinang – ranaipos.com : Tonggak sejarah baru tercatat di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, resmi melantik Misni sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, Senin (27/4/2026), di Gedung Daerah, Tanjungpinang.
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan. Misni mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menduduki posisi tertinggi dalam struktur birokrasi Pemprov Kepri—sebuah capaian yang menandai babak baru kepemimpinan pemerintahan di wilayah kepulauan tersebut.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, hingga pakta integritas sebagai simbol komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
Pengangkatan Misni didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 48/TPA Tahun 2026 tertanggal 22 April 2026. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum dan dikenal memiliki rekam jejak birokrasi yang kuat.
Turut hadir sebagai saksi, Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah, serta Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Agung Dhamar Syakti.
Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa jabatan Sekda merupakan posisi strategis yang menjadi “mesin utama” penggerak birokrasi, sekaligus penghubung antar kebijakan di lingkungan pemerintahan.
“Di tengah tantangan global dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks, birokrasi harus mampu berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Sekda harus menjadi role model—bersih, efektif, dan melayani,” tegas Ansar.
Ia juga menekankan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Ini bukan sekadar jabatan struktural, tetapi amanah moral. Pemerintahan harus hadir secara responsif, inovatif, dan adaptif terhadap dinamika zaman,” tambahnya.
Kepada Misni, Ansar berpesan agar mampu membangun sinergi lintas perangkat daerah dan memastikan setiap kebijakan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Saya percaya, dengan integritas dan pengalaman yang dimiliki, Saudari Misni mampu membawa birokrasi Kepri ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada penjabat Sekda sebelumnya, Luki Zaiman Prawira, atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga stabilitas roda pemerintahan.
Sementara itu, Misni dalam pernyataannya menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah besar ini dengan penuh tanggung jawab. Ia bertekad memperkuat kinerja birokrasi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, koordinasi antar OPD, serta mendorong inovasi dalam tata kelola pemerintahan.
“Ini adalah kepercayaan besar sekaligus tantangan. Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja bersama, berkolaborasi, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kepulauan Riau,” ungkapnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi simbol kuat bahwa peran perempuan dalam kepemimpinan birokrasi semakin diakui—membuka ruang lebih luas bagi lahirnya transformasi pemerintahan yang inklusif dan progresif di Kepri.*(helmi)





Komentar