ANAMBAS _ ranaipos.com : Kepala Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Hendrika, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca kemarau ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Anambas.
Hal tersebut disampaikan Hendrika saat dikonfirmasi awak media ini, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan, masyarakat dilarang membuka lahan dengan cara dibakar karena berisiko memicu kebakaran yang dapat meluas ke hutan maupun perkebunan warga.
“Bagi masyarakat yang membersihkan kebun, jika menggunakan api harus benar-benar dijaga. Pastikan api sudah padam total sebelum ditinggalkan agar tidak merambat ke tanaman kering dan menimbulkan kebakaran,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi cuaca panas dan kering saat ini membuat kawasan hutan dan lahan sangat rentan terbakar. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap segala aktivitas yang berpotensi menimbulkan api.
Selain itu, Hendrika juga mengingatkan warga untuk memperhatikan penggunaan alat elektronik di rumah. Ia meminta masyarakat memastikan seluruh peralatan listrik dalam kondisi aman dan dimatikan sebelum meninggalkan rumah guna mencegah korsleting listrik.
“Kami juga mengingatkan agar masyarakat selalu mengecek alat elektronik sebelum meninggalkan rumah untuk menghindari kebakaran di pemukiman,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hendrika menegaskan bahwa pembakaran hutan dan lahan secara sengaja merupakan pelanggaran hukum dengan ancaman sanksi berat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pelaku dapat dikenakan pidana penjara hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar.
“Jangan sekali-kali melakukan pembakaran hutan secara sengaja. Ada konsekuensi hukum berat bagi pelakunya,” tegasnya.
Untuk itu, Pemerintah Desa Kuala Maras mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan kampung dari ancaman kebakaran.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kuala Maras untuk selalu berhati-hati serta menjaga hutan dan kampung kita dari kebakaran,” pungkasnya.*(Heri).





Komentar