Bintan – ranaipos.com : Pemerintah Kabupaten Bintan kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah. Kali ini kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Jumat sore (6/3). 
Kehadiran Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti bersama suaminya Apri Sujadi disambut hangat oleh tokoh agama, tokoh masyarakat serta ratusan warga yang telah memadati area masjid sejak sore hari. Suasana penuh keakraban terlihat saat rombongan pemerintah daerah berbaur langsung dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Deby Maryanti menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintah daerah, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat ibadah serta kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mendengarkan langsung berbagai aspirasi warga di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Deby.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Deby Maryanti juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada masyarakat dan pengurus masjid. Bantuan tersebut di antaranya santunan bagi anak yatim piatu, bantuan sembako, bantuan operasional masjid, serta bantuan kemasyarakatan lainnya.
Deby berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik serta menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bintan dalam pengembangan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
“Bantuan ini merupakan wujud perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap sarana ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Rangkaian Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan tausiyah keagamaan, doa bersama, serta buka puasa bersama yang semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta nilai-nilai persaudaraan yang menjadi bagian penting dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.*(helmi)





Komentar