No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Selasa, 23 Juni 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Bupati Anambas Aneng di dampingi sekretaris Daerah Sahtiar,SH.MM dan Katua TP-PKK Kabupaten Anambas ny. Sinta Aneng saat resmikan puskesmas Tarempa

    Resmikan Gedung Puskesmas Tarempa, Bupati Aneng Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan

    Ketua Komisi II DPRD Anambas Ayub saat di ruang kerja ( F: Istimewa)

    Ketua Komisi II DPRD Anambas akan Panggil Pihak terkait, Tanggapi Keluhan Nelayan di Pelabuhan Letung

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Bupati Anambas Aneng di dampingi sekretaris Daerah Sahtiar,SH.MM dan Katua TP-PKK Kabupaten Anambas ny. Sinta Aneng saat resmikan puskesmas Tarempa

    Resmikan Gedung Puskesmas Tarempa, Bupati Aneng Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan

    Ketua Komisi II DPRD Anambas Ayub saat di ruang kerja ( F: Istimewa)

    Ketua Komisi II DPRD Anambas akan Panggil Pihak terkait, Tanggapi Keluhan Nelayan di Pelabuhan Letung

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Kopra, Komoditi Unggulan Petani Natuna Yang Terabaikan

rapi by rapi
27/08/2021 6:32 PM
in Berita, Natuna
0
Kopra, Komoditi Unggulan Petani Natuna Yang Terabaikan
0
SHARES
673
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tanjung _ ranaipos.com (RP) : Ekonomi kami rasakan semakin terpuruk, sekarang harga kopra masih sangat memprihatinkan.

Yunus salah seorang warga masyarakat Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna saat melakukan proses pengolahan kelapa menjadi kopra secara tradisional

Hal ini di sampaikan Yunus (45) salah seorang pengrajin kopra di Desa Tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau saat ditemui di tempat kerjanya, Jum’at (27/08) sore.

“dari kerja dan hasil untung untuk kopra ini, masih sangat miris apalagi kelapa kita beli, kupas dan belah di upah” ujar Yunus.

Terang Yunus, kelapa yang dikerjakannya tidak semua hasil kebun pribadi, bayak di beli dari warga-warga masyarakat desa di Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Baca Juga

Siapa yang Takut Indonesia Menjadi Kuat?

Empat Hari Hilang Kontak, Nelayan Subi Masih dalam Pencarian

Proses pemisahan kopra dari tempurung kelapa setelah usai dilakukan pengasapan

“Harga kelapa bulat saat ini Rp.1.500,- perbuah, itupun tergantung seberapa banyak kelapa yang di jual warga, apalagi sekarang kelapapun sudah susah di cari, untuk upah kupas kelapa Rp.150,- perak, upah belah dan congkel per hari Rp.50.000,- per-orang,” ujar Yunus.

Jelasnya lagi, proses kelapa menjadi kopra yang dikerjakannya, kalau sebanyak 3.000 buah memakan waktu proses hingga 10 hari, itupun belum di karung, atau yang disebut dengan proses pengupasan (tipas kelapa) dan pembelahan, sementara di tempat pegasapan memakan waktu hingga 4 hari baru bisa dicongkel, kemudian di cincang serta di jemur gudang.

Terang Yunus, harga 1 kg kelapa yang sudah di proses menjadi kopra sekarang cuma Rp.9.000,-. Kalau dirinya memproduksi 3.000 butir kelapa bersih menjadi kopra lebih kurang 900 kg dengan masa proses lebih kurang 14 hari kerja. Kopra ini saya jual lansung ke agen di Jakarta.

Cara tradisional pemudahan pemisahan antara daging dengan tempurung kelapa dengan cara pengasapan

“Saya berharap kepada pemerintah untuk melihat masyarakat petani khususnya petani kopra ini, kalau harga yang sangat perihatin ini bagaimana masyarakat kita bisa meningkatkan taraf hidupnya, setidaknya harga jual kopra minimal Rp 12.000 lah perkilogramnya, barulah sepadan dengan hasil kerja kita,” tutupnya.*(Zul)

Komentar

Berita Terkini

Deby Maryanti Harapkan Aplikasi Si-Pintar Permudah Orang Tua Daftarkan Anak ke Sekolah

Deby Maryanti Harapkan Aplikasi Si-Pintar Permudah Orang Tua Daftarkan Anak ke Sekolah

49 menit lalu

Siapa yang Takut Indonesia Menjadi Kuat?

Empat Hari Hilang Kontak, Nelayan Subi Masih dalam Pencarian

Dari Mimbar Masjid ke Juara Polda, Kiprah Inspiratif Bripda Wira

Bupati Natuna Apresiasi Penerapan Restorative Justice dalam Penanganan Perkara Jumiati

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In