No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Minggu, 20 September 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Camat Jemaja Mudahir saat Akan memasuki Lapangan Upacara

    Camat Jemaja Bacakan Sambutan Ketua Kwarnas pada HUT Pramuka ke-65

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

HIPKI dan SMM Bahas Acuan Harga Silika, Indonesia Siap Ambil Peran di Pasar Global

Ranai Pos by Ranai Pos
05/06/2025 5:09 PM
in Nasional
0
HIPKI dan SMM Bahas Acuan Harga Silika, Indonesia Siap Ambil Peran di Pasar Global
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com-Jakarta : Potensi pasar silika global yang terus meningkat dan menarik perhatian berbagai pihak, termasuk Indonesia dan Tiongkok, mendorong Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) menggelar pertemuan khusus dengan perwakilan Shanghai Metal Market (SMM) untuk membahas rencana kerjasama strategis pembentukan harga acuan silika internasional.

 

Pertemuan antara HIPKI dengan SMM tersebut, berlangsung di sela-sela kegiatan International Critical Mineral Conference (ICM) 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari industri pertambangan global untuk membahas tata kelola dan masa depan mineral kritis, termasuk silika di Hotel Pullman Jakarta pada tanggal 3 – 5 Juni 2025.

 

Baca Juga

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

“Silika ini termasuk mineral kritis dan sebagai salah satu material penting dalam era transisi energi global. Karena itu, HIPKI memandang perlunya tata kelola yang baik dan berkelanjutan dengan melibatkan pemangku kepetingan internasional,” ujar Ketua Umum HIPKI, Ady Indra Pawennari, Kamis (5/6/2025).

 

Menurut Ady, silika terutama dalam bentuk pasir kuarsa berkualitas tinggi, kini menjadi salah satu komoditas penting yang sangat dibutuhkan bagi industri seperti panel surya, semikonduktor, dan baterai yang membuat permintaan terhadap bahan baku ini melonjak, terutama di negara-negara industri maju seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang.

 

“Meski memiliki cadangan besar, Indonesia belum memiliki posisi tawar kuat di pasar internasional karena belum adanya mekanisme harga yang transparan dan disepakati Bersama,” katanya.

 

SEmentara itu, SMM—lembaga riset dan informasi harga berbasis di Tiongkok—menyampaikan ajakan kerja sama kepada HIPKI untuk merancang sistem penetapan harga referensi silika.

 

“Kami ingin harga acuan ini mencerminkan kondisi nyata di lapangan dan bisa menjadi rujukan global. Untuk itu, peran produsen seperti Indonesia sangat penting,” ujar Horin Dong, Senior Marketing Manager SMM.

 

Strategic Research and Development Officer HIPKI, Mokh Sobirin menyambut baik inisiatif tersebut. Sobirin menyatakan, bahwa harga acuan adalah alat penting untuk memperkuat daya saing industri dalam negeri.

 

“Contoh, dari sektor nikel membuktikan bahwa harga acuan mampu menciptakan keadilan pasar dan mendorong pertumbuhan industri. Silika juga membutuhkan perlakuan serupa agar tidak terus berada di bawah dominasi pembeli,” ungkapnya.

 

Sebagai langkah lanjutan, HIPKI dan SMM, lanjut Sobirin, sepakat membentuk tim teknis gabungan yang akan menyusun indikator harga, metodologi pengumpulan data, dan mekanisme partisipasi dari pelaku usaha hulu dan hilir.

 

“Kolaborasi ini diharapkan bisa mendorong terciptanya ekosistem pasar silika yang lebih sehat, terbuka, dan berkelanjutan—dengan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci di kancah global,” jelasnya.(red)

Komentar

Berita Terkini

Negara Sibuk Memberi Makan Anak, Tapi Lupa Mendidik

Setelah STAI Natuna Beralih Bentuk Menjadi IAI Natuna

20 jam lalu

Modal Dasar BPR Tuah Karimun Naik Jadi Rp20 Miliar, Siapkan Ruang Fleksibilitas Permodalan

Dilema Tambang Ilegal

PT TIMAH Restocking 1.000 Bibit Kepiting Bakau di Perairan Kundur

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In