No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Rabu, 4 November 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Tak Lagi Harus ke Jakarta? Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Dua Pasien Jalani Operasi di RSUD RAT

    Foto dokumentasi narasumber, buah kepayang yang berasal dari pulau Jemaja

    Pengawasan Pengeluaran Buah Kepayang di Jemaja Disorot, Polhut Diminta Periksa Dokumen

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

    Effendi Pastikan Kebakaran TPS Tarempa Padam Total, Tim terus Bekerja

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Dubeslub RI Untuk Swiss Akan Tawarkan Hasil Perkebunan Kelapa Natuna Jadi Komoditi Ekspor di Wilayah Eropa

rapi by rapi
02/08/2018 12:48 PM
in Berita, Natuna
0
Dubeslub RI Untuk Swiss Akan Tawarkan Hasil Perkebunan Kelapa Natuna Jadi Komoditi Ekspor di Wilayah Eropa
0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NATUNA – RANAIPOS.COM : Setelah pemaparan potensi daerah selaku narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Investasi dan Ekonomi wilayah Eropa yang diselenggarakan oleh IIPC di Berg, Swiss beberapa waktu yang lalu, disela-sela agenda tersebut Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal memenuhi undangan makan malam dari Duta Besar Luar Biasa Republik Indonesia untuk Swiss di Rumah Dinasnya, kamis (26/7) lalu.

Pembicaraan antara kedua pejabat negara tersebut berlangsung santai dan hangat, dengan fokus pembicaraan terkait peluang investasi daerah dan peluang pasar komoditi perkebunan yang dirasa potensial untuk diekspor di Swiss dan beberapa negara Eropa.

Menurut Dubeslub Swiss, Muliaman Hadad yang nampak begitu tertarik dengan hasil pemaparan potensi daerah dalam rakor tempo hari, menjelaskan bahwa saat ini peluang pasar komoditi perkebunan, terutama kelapa cukup besar dalam memenuhi kebutuhan cukup besar, yaitu 6000 ton perbulan, baik dalam bentuk isi kelapa, minyak bahkan tempurung dan serabut kelapa.

Hal ini merupakan peluang besar bagi ekspor komoditi perkebunan Indonesia, khususnya Kabupaten Natuna sebagai pemasok hasil perkebunan kelapa sebagai komoditi ekspor yang sangat menjanjikan. Untuk itu, Muliaman Hadad yang ketika itu didampingi Direktur Eropa I, Dino Kusnadi, berjanji akan segera menindaklanjuti rencana tersebut dengan membangun koordinasi dan mempromosikan kepada beberapa pihak swasta yang berada diwilayah kerjanya untuk menawarkan peluang investasi dimaksud.

Baca Juga

BRK Syariah Natuna Jelaskan KUR di Bawah Rp100 Juta Tanpa Agunan, Penyaluran Tetap Selektif

Pegadaian Natuna Ajak Masyarakat Investasi Emas Jangka Panjang, Menabung Bisa Mulai Rp 10 Ribu

Hal ini disambut baik oleh Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal sebagai bentuk perhatian dan peluang besar bagi para petani kelapa didaerah, mengingat saat ini komoditi perkebunan tersebut belum dapat diolah menjadi komoditi yang potensial. Karena sejauh ini sebagian masyarakat dan petani kelapa hanya memanfaatkan isi kelapa sebagai kebutuhan rumahan. Sedangkan kopra (kelapa kering) nilai jualnya masih tergolong rendah karena permintaan pasar juga sedikit.

Dengan adanya rencana investasi ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis komoditi kelapa, dan masyarakat mendapatkan peluang usaha peningkatan kesejahteraan yang lebih besar. (Humas/def/rp).

Komentar

Berita Terkini

BRK Syariah Natuna Jelaskan KUR di Bawah Rp100 Juta Tanpa Agunan, Penyaluran Tetap Selektif

BRK Syariah Natuna Jelaskan KUR di Bawah Rp100 Juta Tanpa Agunan, Penyaluran Tetap Selektif

55 menit lalu

Pegadaian Natuna Ajak Masyarakat Investasi Emas Jangka Panjang, Menabung Bisa Mulai Rp 10 Ribu

PT Timah Gandeng BKKBN Kepri Hadirkan Layanan Rujukan Orang Tua dan Anak di Karimun

Warga Desa Sungai Ulu Antusias Sambut Sembako Murah Lanud RSA Natuna

Tak Hanya Transaksi, Livin’ by Mandiri Tawarkan Investasi Emas hingga Layanan Pesan Makanan

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In