www.ranaipos.com – Tanjungpinang : Keluhan warga soal pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjungpinang Barat akhirnya mendapat titik terang. Puskesmas memastikan segera menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan ditargetkan terealisasi sebelum minggu ketiga April 2026.
Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan belum bisa menggunakan BPJS Kesehatan di Puskesmas Tanjungpinang Barat. Akibatnya, mereka harus berobat ke Puskesmas Pancur atau Puskesmas Tanjungpinang. Tak sedikit warga yang mengaku harus antre berjam-jam, bahkan ada yang terpaksa bayar mandiri lalu antre lagi di fasilitas kesehatan lain.
“Harapannya bisa berobat dekat rumah, tapi karena BPJS belum bisa, jadi harus ke tempat lain dan antrenya panjang,” keluh salah satu warga Tanjungpinang Barat yang enggan disebut namanya.
Proses kerja sama kini masuk tahap akhir. Tim BPJS Kesehatan telah melakukan kredensialing langsung ke Puskesmas Tanjungpinang Barat pada Selasa (7/4). Kunjungan tim disambut pimpinan puskesmas, drg. Harry Prima, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam, serta Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tanjungpinang, dr. Grace.
Kredensialing dilakukan setelah Puskesmas Tanjungpinang Barat dinyatakan memenuhi syarat administrasi, mulai dari SDM, sarana prasarana, alat medis, ketersediaan obat, hingga sertifikat akreditasi.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam, berharap kerja sama ini segera aktif agar akses layanan warga lebih mudah.
“Semoga realisasi kerja sama dengan BPJS ini nantinya dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mendambakan layanan kesehatan yang dekat dengan tempat tinggalnya serta dengan antrean yang lebih pendek,” tegas Rustam.
Jika kerja sama terealisasi, peserta BPJS di Kelurahan Tanjungpinang Barat dan sekitarnya bisa mengalihkan faskes dan berobat langsung di Puskesmas Tanjungpinang Barat. Selama ini, mayoritas peserta BPJS di wilayah itu masih terdaftar di Puskesmas Tanjungpinang sehingga pelayanan menumpuk di sana.
Puskesmas Tanjungpinang Barat menargetkan begitu kerja sama aktif, warga tak perlu lagi menempuh jarak jauh atau antre lama hanya untuk mendapat layanan kesehatan dasar.





Komentar