NATUNA _ ranaipos.com : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna resmi memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Geomatika Malaysia Melaka (UGMM). Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 28 Juni 2026 sebagai langkah memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta pendidikan vokasi. 
Hal ini disampaikan oleh Ketua STAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I saat di jumpai di ruang kerjanya di kampus STAI Natuna, Jum’at (03/07/26) petang.
Dirinya menyampaikan, MoU bernomor 06/MOU/STAI-N/VI/2026 itu mempertemukan Universiti Geomatika Malaysia Melaka, perguruan tinggi swasta yang beralamat di M1-4-28, Kompleks World Youth Foundation, Lebuh Ayer Keroh, 75450 Melaka, Malaysia, dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia dan beralamat di Jalan Kompleks Masjid Agung Natuna, Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
“Dalam dokumen kerja sama tersebut dijelaskan bahwa kedua institusi berkomitmen memperkuat hubungan akademik berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan, dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta kebijakan yang berlaku di masing-masing negara”, ujarnya.
Lanjutnya, sebagai perguruan tinggi swasta, Universiti Geomatika Malaysia Melaka (UGMM) menawarkan berbagai program studi di bidang Hospitality, Culinary Arts, Pastry and Bakery, Hotel and Lifestyle, Business and Entrepreneurship, Halal Management, Islamic Studies, serta bidang-bidang terkait lainnya. Selain itu, melalui jaringan DMDI, institusi tersebut juga mengembangkan DMDI TVET College (DTEC) yang berfokus pada pendidikan dan pelatihan vokasi guna menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. 
STAI Natuna merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan program sarjana di bidang studi Islam, pendidikan, syariah, ekonomi Islam, dan ilmu-ilmu sosial. Kampus ini memiliki visi untuk mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terluar Indonesia.
Melalui kesepakatan tersebut, kedua perguruan tinggi akan mengembangkan berbagai bentuk kerja sama, mulai dari program pertukaran mahasiswa dan dosen, penyelenggaraan konferensi internasional, seminar, lokakarya, hingga pelatihan bersama.
Kerja sama juga mencakup penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pengembangan inovasi, penyusunan kurikulum bersama, pengembangan program akademik dan vokasi, studi Islam, serta penguatan sektor industri halal.
Selain itu, kedua institusi akan membuka peluang penyelenggaraan kursus singkat, program sertifikasi profesional, peningkatan kapasitas mahasiswa dan dosen, pertukaran bahan ajar, berbagi keahlian, hingga penjajakan program dual certification, alih kredit (credit transfer), dan jalur artikulasi akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesepakatan tersebut juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan riset mengenai pembangunan masyarakat berkelanjutan, studi kawasan perbatasan, ekonomi Islam, serta budaya yang berkaitan dengan Melaka di Malaysia dan Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Natuna.
Di bidang pendidikan vokasi, kedua belah pihak akan menyelaraskan kerangka Technical and Vocational Education and Training (TVET) untuk mendukung pengakuan kompetensi lintas negara, program magang berbasis industri, serta sertifikasi vokasi ganda yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial di Melaka maupun Natuna.
MoU ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Dokumen tersebut juga menjadi payung hukum bagi pelaksanaan berbagai program yang nantinya akan dituangkan lebih rinci melalui Memorandum of Agreement (MoA) maupun Implementation Arrangement (IA) sesuai kebutuhan masing-masing kegiatan.
Untuk pelaksanaan kerja sama, DMDI International Education Sdn. Bhd. menunjuk Mr. Muhammad Bukhari Kamaruzaman selaku Registrar sebagai narahubung dengan alamat surat elektronik bukhari.kolejdmdi@gmail.com/kolejdmdi@gmail.com. Sementara STAI Natuna menunjuk Mr. Abu Bakar, M.Si selaku Deputy Chair III for Student Affairs, Alumni and Collaboration dengan alamat surat elektronik abubakarntx92@gmail.com.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Prof. Datuk Dr. Sr. Mohalzi Mohamadis selaku Board of Director mewakili DMDI International Education Sdn. Bhd., serta Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I selaku Chairman of STAI Natuna yang mewakili Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna.
Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Assoc. Prof. Siti Solehah Ghazali selaku Chief Executive dan Rudini, Sy., M.M selaku Treasurer.
Melalui penandatanganan MoU ini, STAI Natuna dan Universiti Geomatika Malaysia Melaka diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik Indonesia–Malaysia sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengembangan kompetensi bertaraf internasional.*(rapi)





Komentar