Natuna — ranaipos.com : Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2026, Kamis (23/4), di Ballroom Adiwana Jelita Sejuba.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan keimigrasian melalui peningkatan koordinasi lintas sektor, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, instansi intelijen, penyelenggara transportasi, serta instansi teknis terkait yang tergabung dalam TIMPORA Kabupaten Natuna.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai, Wahyu Purwanto dalam sambutannya menegaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing memerlukan sinergi yang kuat antarinstansi. 
“Pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan secara sektoral. Diperlukan koordinasi aktif, pertukaran informasi, serta kesamaan persepsi antarinstansi guna menjaga kedaulatan wilayah perbatasan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian memaparkan tugas dan fungsi TIMPORA sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian serta Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pengawasan Keimigrasian dan Tindakan Administratif Keimigrasian.
Dijelaskan, pengawasan keimigrasian dilaksanakan melalui kebijakan selektif (selective policy), yakni hanya orang asing yang memberikan manfaat dan tidak mengganggu keamanan serta ketertiban umum yang dapat masuk dan berada di wilayah Indonesia.
Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta, di antaranya terkait peningkatan deteksi dini, penguatan pertukaran informasi, optimalisasi pemantauan keberadaan orang asing, serta pemanfaatan media komunikasi terpadu guna mempercepat arus informasi antaranggota TIMPORA.
Melalui rapat koordinasi ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan keimigrasian, sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi dan pariwisata yang aman dan kondusif di Kabupaten Natuna.*(rapi)





Komentar