NATUNA _ ranaipos.com : Semangat pelestarian budaya lokal kembali digaungkan di Kabupaten Natuna. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Natuna bekerja sama dengan Komunitas Gasing Kabupaten Natuna akan menggelar Open Tournament Gasing Tradisional di kawasan Pantai Piwang, pada 23 hingga 24 Juni 2026 mendatang.
Turnamen permainan tradisional khas Natuna tersebut dibuka khusus bagi pelajar tingkat SMP/MTs sederajat dan dapat diikuti secara gratis tanpa dipungut biaya pendaftaran. Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai selama dua hari pelaksanaan.
Kapolres Natuna, Novyan Aries Efendie, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga warisan budaya daerah sekaligus membangun karakter generasi muda melalui olahraga tradisional.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk kepedulian untuk menjaga dan melestarikan permainan tradisional khas Natuna agar tetap hidup dan dikenal generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, selain menjadi hiburan masyarakat, turnamen gasing juga diharapkan mampu menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kebersamaan, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Ketua Komunitas Gasing Kabupaten Natuna, Wan Arismunandar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Natuna terhadap pelestarian budaya lokal melalui penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Gasing merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Natuna yang harus terus dijaga. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah,” ungkapnya.
Panitia pelaksana juga menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan dan piagam penghargaan bagi para juara. Masyarakat maupun peserta yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia melalui kontak yang telah disediakan.
Melalui kegiatan ini, Polres Natuna berharap semangat HUT Bhayangkara ke-80 dapat diwujudkan tidak hanya melalui pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga lewat upaya nyata menjaga eksistensi budaya tradisional di daerah perbatasan.*(rp)





Komentar