No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
Senin, 25 Mei 2026
Ranai Pos
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Bupati Anambas Aneng di dampingi sekretaris Daerah Sahtiar,SH.MM dan Katua TP-PKK Kabupaten Anambas ny. Sinta Aneng saat resmikan puskesmas Tarempa

    Resmikan Gedung Puskesmas Tarempa, Bupati Aneng Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan

    Ketua Komisi II DPRD Anambas Ayub saat di ruang kerja ( F: Istimewa)

    Ketua Komisi II DPRD Anambas akan Panggil Pihak terkait, Tanggapi Keluhan Nelayan di Pelabuhan Letung

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Kejari Anambas Hentikan Penuntutan Kasus Pengeroyokan Lewat Restorative Justice

    Bupati Anambas Aneng di dampingi sekretaris Daerah Sahtiar,SH.MM dan Katua TP-PKK Kabupaten Anambas ny. Sinta Aneng saat resmikan puskesmas Tarempa

    Resmikan Gedung Puskesmas Tarempa, Bupati Aneng Ingatkan Tenaga Kesehatan Utamakan Pelayanan

    Ketua Komisi II DPRD Anambas Ayub saat di ruang kerja ( F: Istimewa)

    Ketua Komisi II DPRD Anambas akan Panggil Pihak terkait, Tanggapi Keluhan Nelayan di Pelabuhan Letung

  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan
No Result
View All Result
Ranai Pos
No Result
View All Result

Pemotongan TPP PNS Tanjungpinang Tuai Kritik , Rahma Prihatin dan Miris

Ranai Pos by Ranai Pos
01/08/2024 11:09 AM
in Tanjungpinang
0
Pemotongan TPP PNS Tanjungpinang Tuai Kritik , Rahma Prihatin dan Miris
0
SHARES
125
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

www.ranaipos.com – Tanjungpinang : Rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota Tanjungpinang menuai reaksi dari banyak pihak. Salah satu suara yang cukup vokal adalah mantan Wali Kota Tanjungpinang, Rahma.

Saat dimintai tanggapannya usai menghadiri salah satu acara di Kelurahan Batu IX, Rabu (31/7/2024) malam, Rahma mengaku prihatin dan miris dengan rencana pemotongan TPP tersebut.

“Saya cukup kaget juga baca berita ada rencana memotong TPP. Apalagi sampai 35 persen,” ucapnya.

Menurut Rahma, jika TPP mengalami penurunan, ini pasti akan berdampak juga kepada kondisi perekonomian di Tanjungpinang.

Baca Juga

Lis Darmansyah Pimpin Harkitnas ke-118, Ajak ASN Jaga Generasi Muda Demi Masa Depan Bangsa

Serdik Sespimmen Dikreg ke-66 Kunjungi Polresta Tanjungpinang, Perkuat Sinergi Kepemimpinan Polri dan Pemerintah Daerah

“Kebutuhan pegawai dan kebutuhan masyarakat itu harus dipenuhi,” lanjutnya. Ketika ia memimpin dulu, Rahma dengan tegas meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menjaga kebutuhan pegawai dan kebutuhan masyarakat. Bahkan waktu itu, ia juga bermohon kepada DPRD untuk menjaga masalah tersebut, termasuk urusan gaji honorer.

Rahma menegaskan, jika pemotongan TPP terjadi, ini bukan saja mempengaruhi ekonomi, tapi juga kinerja pegawai dan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi selama ini, kebutuhan pegawai tertutupi dari gaji dan TPP, tanpa adanya sumber pendapatan lain seperti honorarium kegiatan. “Dan bisa saja kalau kebutuhan pegawai dikurangi, dapat menimbulkan potensi pungutan liar atau pungli pada urusan pelayanan ke masyarakat,” imbuhnya.

Ditanya soal pandangannya atas krisis keuangan yang menimpa Pemko, Rahma mengatakan, jika berdasarkan yang ia baca di pemberitaan, defisit APBD 2024 ini akibat Pemko yang salah menghitung Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun 2024. “Itu kesalahan fatal, jika sampai salah hitung silpa, lalu belanjanya tinggi. Harusnya seimbang antara pendapatan dan belanja,” tegasnya.

Rahma juga mengenang masa kepemimpinannya saat Tanjungpinang dilanda pandemi COVID-19. Meski anggaran terbatas dan banyak yang dirasionalisasi, kebutuhan masyarakat dan TPP untuk pegawai tidak sepeserpun dikurangi. “Makanya saya prihatin dan miris melihat kondisi ini di saat kondisi pasca-COVID semakin membaik, kenapa justru Pemko krisis. Saya juga dengar insentif yang selama ini diterima oleh masyarakat juga mengalami keterlambatan,” tutup Rahma. *(devi)

Komentar

Berita Terkini

Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker

Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker

51 menit lalu

Natuna Dijaga untuk Republik, Tapi Ditinggalkan dalam Keadilan

Wagub Nyanyang Resmi Buka Training Center Kejurnas Junior Panahan 2026, Cetak Atlet Kepri Menuju Pentas Nasional

Idul Adha 1447 H di Bintan Meriah, Pawai Takbir Digelar di Kijang dan Salat Id Terpusat di Toapaya

GRIB Jaya Anambas Rekrut Anggota untuk Perkuat Kebersamaan

Ranai Pos

Follow Us

  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • Galeri Foto
  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Natuna
  • Tanjungpinang
  • Batam
  • Bintan
  • Karimun
  • Anambas
  • Lingga
  • Seputar Kepri
  • Wisata
  • Opini
  • ADVETORIAL
  • Galeri Foto
  • Iklan

Copyright © 2018 Ranai Pos. All Rights Reserved. Designed by Universal Webstudio

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In