NATUNA _ ranaipos.com : Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Natuna dengan memberikan Alat Permainan Edukatif (APE) berupa media menyusun kata dari tutup botol dan kubus edukatif, Senin (09/02/26). 
Kegiatan ini bertujuan mendukung proses pembelajaran anak usia dini melalui pemanfaatan media belajar yang inovatif, sederhana, dan kontekstual. APE yang diserahkan dirancang untuk menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari bahasa, kognitif, motorik, hingga kreativitas melalui konsep bermain sambil belajar.
Media menyusun kata dari tutup botol dimanfaatkan untuk membantu anak mengenal huruf, menyusun suku kata, serta melatih kemampuan membaca awal. Tutup botol diberi label huruf A–Z atau suku kata sederhana, kemudian disusun anak menjadi kata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti nama diri maupun nama benda. 
Untuk anak usia 4–5 tahun, media ini difokuskan pada pengenalan huruf dan bunyi huruf, serta melatih motorik halus melalui aktivitas menyusun huruf awal kata sederhana. Sementara pada usia 5–6 tahun, anak mulai diarahkan menyusun suku kata dan kata sederhana berdasarkan gambar atau instruksi lisan, baik secara individu maupun kelompok kecil, guna melatih membaca awal, konsentrasi, dan kemandirian belajar.
Selain itu, mahasiswa PIAUD STAI Natuna juga menyerahkan media kubus edukatif. APE berbentuk kubus ini dirancang dengan berbagai sisi yang berisi gambar, angka, huruf, warna, bentuk, maupun aktivitas sederhana sesuai tahap perkembangan anak. Pada usia 4–5 tahun, kubus edukatif digunakan untuk mengenal huruf, angka, dan mencocokkan gambar, sedangkan pada usia 5–6 tahun dimanfaatkan untuk berhitung sederhana, mengenal huruf awal kata, serta melatih konsep logika dasar.
Pelaksanaan kegiatan PKM ini mendapat sambutan positif dari pihak SKB Natuna. Anak-anak tampak antusias dan aktif mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan APE yang diberikan.
Dalam penyampaiannya, Kepala SKB Natuna, Rika Mulyani, S.Pd bersama guru PAUD dan Kelompok Bermain (KB) mengapresiasi kreativitas mahasiswa PIAUD STAI Natuna dalam menghadirkan media pembelajaran yang murah, mudah dibuat, aman, dan memiliki nilai edukatif tinggi.
Sementara Dosen PIAUD STAI Natuna, Renawati, M.Pd., kepada media ini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata ilmu yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan sekaligus kontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Natuna.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pendidikan di lapangan, sesuai dengan kebutuhan anak usia dini,” ujarnya.
Media menyusun kata dari tutup botol dan kubus edukatif memiliki berbagai keunggulan, di antaranya ramah lingkungan karena memanfaatkan bahan sederhana dan bekas, fleksibel untuk berbagai tema pembelajaran, serta dapat dikreasikan dalam berbagai variasi permainan agar proses belajar semakin menarik dan menyenangkan.
Kegiatan pengabdian ini sejalan dengan komitmen STAI Natuna dalam mencetak pendidik PAUD yang profesional, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Diharapkan, APE yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh SKB Natuna sebagai sarana stimulasi perkembangan anak usia dini secara optimal.*(rapi)





Komentar