Anambas _ ranaipos.com : Di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah, harapan masyarakat tetap menggema dari wilayah perbatasan. Kepala Desa Impol, Yurnalis, kembali menyuarakan pentingnya kelanjutan pembangunan jalan penghubung antara Desa Impol dan Desa Sunggak di Kecamatan Jemaja Barat.
Saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026), Yurnalis mengatakan bahwa usulan tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, akses jalan darat yang menghubungkan dua desa itu akan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan kawasan.
“Memang kita memahami kondisi keuangan pemerintah saat ini. Namun, untuk kemajuan desa khususnya Kecamatan Jemaja Barat, usulan ini tetap kami sampaikan. Semoga ada arah dan jalan untuk melanjutkan pembangunan tersebut,” terangnya.

Ia menjelaskan, saat ini pembangunan jalan masih menyisakan kurang lebih sekitar 2 kilometer lagi untuk bisa benar-benar tersambung hingga ke Desa Sunggak. Jika akses tersebut terwujud, maka jarak tempuh masyarakat menuju ibu kota kecamatan di Desa Impol akan jauh lebih dekat.
Sebagaimana diketahui, Kecamatan Jemaja Barat terdiri dari tiga desa yang letaknya terpisah oleh laut. Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya dari Desa Keramut dan Sunggak, masih harus bergantung pada transportasi laut untuk mengakses pusat pemerintahan kecamatan. Selain itu, anak sekolah masih bergantungan dari akses laut dari Impol ke sunggak dan dari Keramut ke sunggak yang mana pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berada di desa Sunggak.
“Selama ini masyarakat dan anak-anak sekolah masih harus menyeberang laut. Jika jalan ini tersambung, tentu akan sangat membantu dan mempermudah aktivitas mereka dan lebih dekat jangkauan” tambahnya.
Yurnalis juga berharap Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas dapat mendorong usulan tersebut hingga ke pemerintah pusat, mengingat besarnya harapan masyarakat terhadap proyek tersebut.
Meski demikian, ia menyadari bahwa pemerintah Daerah tidak dapat membangun seluruh wilayah secara bersamaan. Namun, menurutnya, langkah-langkah perencanaan dan pengusulan tetap harus terus dilakukan agar pembangunan dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Ini harapan besar masyarakat. Kita yakin, dengan komunikasi dan upaya bersama, pembangunan itu bisa dilanjutkan,” tutupnya*(Heri).





Komentar