www.ranaipos.vom – Anambas : Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kepulauan Anambas berhasil mengevakuasi sebuah pompong milik nelayan yang kandas setelah dihantam gelombang di Pelabuhan Banhong, Jumat (12/10/2025) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Informasi awal diterima dari seorang warga bernama Dani, yang datang langsung ke Pos Damkar Sektor Siantan untuk melaporkan adanya pompong nelayan yang kandas di perairan Pelantar Serkah, tepatnya di kawasan Pelabuhan Banhong.
Mendapat laporan tersebut, regu piket Shibaura langsung bergerak menuju lokasi kejadian bersama masyarakat sekitar untuk melakukan proses evakuasi. Pompong diketahui milik Kasnadi, warga Desa Serat, yang saat kejadian sedang berada di kawasan tersebut untuk menonton pertandingan sepak bola.
Sekretaris Damkar Kepulauan Anambas, Matari Hasibuan, menjelaskan bahwa setelah laporan diterima, tim segera berangkat ke lokasi.
“Laporan masuk ke pos Damkar sekitar pukul 16.30 WIB, dan anggota langsung bergerak ke lokasi hanya dua menit kemudian,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dengan menggunakan peralatan seadanya.
“Dengan kerja sama antara regu Shibaura dan masyarakat, akhirnya pompong milik Bapak Kasnadi berhasil kita evakuasi pada pukul 17.05 WIB dalam keadaan aman,” tutur Matari.
Matari juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang turut membantu di lapangan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang cepat tanggap dan ikut membantu petugas di lapangan. Ini bukti bahwa sinergi masyarakat dengan Damkar sangat penting dalam setiap kejadian darurat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasnadi, pemilik pompong, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh petugas dan warga yang telah menolongnya.
“Berkat kerja sama semua pihak, pompong saya bisa diselamatkan. Saya sangat berterima kasih,” ujarnya.
Operasi penyelamatan berakhir sekitar pukul 17.05 WIB dengan kondisi aman dan tanpa korban jiwa.*(Heri).





Komentar