www.ranaipos.com – Tanjungpinang – Calon walikota Tanjungpinang, Rahma, menggelar kampanye di Kampung Haji, Jalan Sei Serai, Kota Tanjungpinang, yang dihadiri oleh para ibu-ibu yang pernah merasakan manfaat programnya saat ia menjabat sebagai walikota sebelumnya.
Dalam sambutannya, Rahma menyampaikan rasa syukurnya karena diberikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan warga.
Ia menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen untuk membangun Tanjungpinang yang lebih maju. “Hujan ini adalah berkah dari Allah. Selama 10 tahun, kita belum bisa merasakan kemajuan, tetapi dalam 4-5 tahun terakhir kita mulai melihat hasilnya,” ujar Rahma, Jumat (1/11/2024).
Ia juga mengenang jasa Almarhum ayah Syahriul, yang memperkenalkannya pada masyarakat di Kampung Haji.
Rahma memaparkan rencananya untuk mengadakan berbagai pelatihan keterampilan bagi warga, seperti pelatihan las, keamanan, barista, mengemudi (SIM A), dan menjahit, yang akan disertai dengan pemberian sertifikat dan peralatan pendukung seperti mesin jahit dan mixer untuk pelatihan kue. Ia berharap, program pelatihan ini dapat membantu warga memperoleh pekerjaan, terutama bagi mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah.
“Saya tahu apa yang ibu-ibu butuhkan. Karena saya dari kalangan ini, saya mengerti perjuangan kalian,” ujarnya dengan penuh semangat.
Selain itu, Rahma juga berjanji akan melanjutkan program seragam gratis bagi pelajar SD dan SMP di Tanjungpinang, yang sebelumnya telah berjalan selama periode kepemimpinannya pada 2021-2023. Ia menekankan pentingnya program ini untuk membantu warga yang memiliki anak usia sekolah, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Dalam kesempatan itu, Rahma juga mengingatkan warga untuk bijak dalam menentukan pilihan. “Ingat, jangan hanya tergiur karena uang atau beras. Tidak semua calon walikota benar-benar peduli dengan kita,” ucapnya mengingatkan.
Rahma menutup kampanyenya dengan janji untuk memperjuangkan sertifikat tanah bagi warga Kampung Haji yang selama ini belum memilikinya. “Nanti kita akan verifikasi dan telusuri terlebih dahulu untuk memastikan hak milik warga,” ujarnya.
Program lain yang menjadi sorotan adalah BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan. Jika terjadi kecelakaan, santunan akan diberikan sebesar 43 juta rupiah, serta pendidikan bagi anak-anak nelayan hingga jenjang universitas jika orang tuanya mengalami kecelakaan kerja.
Rahma berharap agar warga Kampung Haji kompak mendukung pembangunan Tanjungpinang yang lebih maju. “Kita harus membangun bersama-sama membangun aspal dan infrastruktur di kampung kita sendiri,” pungkasnya.*(devi)





Komentar