ADVETORIAL : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) turut hadir dalam rapat pembahasan program Kampung Nelayan Merah Putih yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersama seluruh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Dirjen Perikanan Tangkap, Komjen (Purn) Drs. Lotharia Latif, dan didampingi oleh Direktur Pemberdayaan Nelayan beserta jajaran pegawai Direktorat Perikanan Tangkap tersebut membahas pengusulan lokasi-lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah Kepri. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur No. 16, Gedung Mina Bahari II, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Sahtiar, Sekretaris Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan (DP3) Arcan Iskandar, serta Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (Bappeda) Edward, mengusulkan 22 calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di wilayahnya. Namun, dari jumlah tersebut baru 6 lokasi yang lahannya dinyatakan clear and clean.
Bupati Aneng juga meminta perhatian khusus dari Dirjen Perikanan Tangkap terhadap kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Anambas yang didominasi oleh wilayah berbukit, sehingga lahan tidak harus seluas 1 hektare seperti ketentuan umum. Selain itu, ia juga memohon perpanjangan waktu pengusulan lokasi, yang semula dijadwalkan hingga 10 Oktober 2025, karena penyusunan dokumen pengajuan memerlukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa.
“Kami berharap ada kebijakan khusus bagi Anambas mengingat kondisi wilayah yang berbeda dari daerah lain. Kami juga memohon tambahan waktu agar dokumen yang kami susun benar-benar sesuai prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bupati Aneng dalam rapat tersebut.
Lebih lanjut, Bupati Aneng menegaskan komitmennya untuk mendukung program nasional yang berpihak kepada masyarakat nelayan.
“Kami sangat mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih ini karena sejalan dengan visi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan desa agar usulan lokasi yang kami ajukan benar-benar tepat sasaran dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat realisasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai program nasional dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di seluruh Indonesia.*(Heri).





Komentar