ANAMBAS _ ranaipos.com : Bandara Kelas III Letung menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan pengguna jasa penerbangan. Kegiatan berlangsung di Letung, Jumat (21/11/2025) siang, dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda, perwakilan masyarakat, institusi layanan publik, hingga pihak maskapai. 
Sejumlah pejabat dan instansi yang hadir antara lain Camat Jemaja, Camat Jemaja Timur, Camat Jemaja Barat, BMKG Anambas, Danposal Jemaja, Koramil 04 Jemaja, perwakilan Polsek Jemaja, Basarnas Jemaja, BPBD Jemaja dan Jemaja Timur, Kepala SMAN 1 Jemaja, serta staf Bandara Letung.
FKP ini digelar sebagai bentuk komitmen pengelola bandara dalam memastikan pelayanan yang diberikan terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat pengguna jasa.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu menjadi sorotan utama. Mulai dari kemudahan akses dan mobilitas penumpang, pengaturan area drop-off dan pick-up, hingga arus pergerakan di terminal.
Selain itu, kenyamanan ruang tunggu, kebersihan terminal, ketersediaan charging station, serta fasilitas ruang laktasi juga menjadi perhatian.
Isu pelayanan keamanan dan keselamatan turut dibahas, termasuk kecepatan pemeriksaan keamanan dan prosedur yang lebih ramah bagi penumpang.
FKP juga menyoroti pelayanan informasi seperti kejelasan signage, respons cepat petugas, dan pemanfaatan teknologi. Layanan bagasi serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam evaluasi forum.
Hasil pembahasan dalam forum ini akan dijadikan dasar penyusunan rekomendasi dan langkah tindak lanjut pengembangan Bandara Letung.
Sejumlah rencana peningkatan yang disebutkan antara lain, Penyusunan prioritas peningkatan fasilitas bandara, Peningkatan kualitas pelayanan melalui pelatihan petuga, Optimalisasi standar pelayanan dan tata kelola operasional, Pemantauan berkala untuk memastikan tindak lanjut berjalan efektif.
Kepala Bandara Kelas III Letung, Denny Armanto, S.E., M.A, menegaskan pentingnya keterlibatan publik dalam proses peningkatan layanan.
“Masukan dari masyarakat sangat penting bagi kami. Forum ini menjadi wadah bagi pengguna jasa untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka, sehingga Bandara Letung bisa memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan menyenangkan,” ujarnya.
Selian itu, dirinya menjelaskan atas masukkan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Kadir terkait tarif angkutan penumpang di bandara Letung yang dinilai sangat tinggi dari Bandar Udara Letung menuju pelabuhan penumpang dan sebaliknya.
“Terkait hal tersebut dalam waktu dekat kami akan dudukkan bersama dengan sopir bandara yang melakukan mengantar penumpang, saat ini memang belum memenuhi ketentuan seperti badan hukum transportasi, nanti kita bahas juga terkait tarif, dan menjadi acuan untuk kita sampaikan ke kementerian. Selanjutnya kita akan sampaikan hasil ke pemerintah Daerah agar hasil terkait tarif angkutan mobil di Bandara Letung bisa disepakati dan terjangkau,” ujarnya
Selain itu kata kepala bandara Denny Armanto, Pihaknya akan melakukan menekan harga tiket maskapai terutama Wings yang lumayan tinggi dengan di operasikan angkutan kargo.
“Saat ini kami lagi upayakan, target kita bisa di Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah berjalan, kargo yang kita usulkan itu tidak mengangkut produk laut seperti ikan, kalau menggunakan kemasan bisa, untuk kargo untk barang seperti Barang online dan untk pengangkatan jenazah nantinya,” jelas Denny.
Selain itu, Denny juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi semua pihak dalam FKP tersebut.
“Kami berterima kasih atas partisipasi seluruh pihak. Semua saran dan kritik akan kami tampung dan tindak lanjuti sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan,” tutupnya,*(Heri).





Komentar