www.ranaipos.com – Tanjungpinang : Kodim 0315/Tanjungpinang kembali turun tangan mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan pascabanjir. Kamis (7/5/2026), pembangunan lima Jembatan Armco resmi dimulai di Kabupaten Bintan sebagai bagian dari Program Jembatan Garuda yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Program nasional ini dipimpin langsung Komandan Satuan Tugas Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Sasarannya jelas: membuka akses desa yang terisolasi, terdampak bencana, dan berada di wilayah terpencil.
Pembangunan jembatan dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Toapaya Selatan dan Desa Toapaya Utara. Kehadiran jembatan ini diharapkan jadi solusi strategis mengatasi keterbatasan transportasi warga, terutama saat musim hujan dan banjir yang kerap memutus akses.
Dimulainya pembangunan ditandai dengan prosesi pembuatan rangka baja oleh personel Kodim 0315/Tanjungpinang. Jembatan Armco dipilih karena konstruksinya kokoh, cepat dipasang, dan cocok untuk kondisi geografis Bintan. Selama ini masyarakat kerap terkendala mobilitas, baik untuk aktivitas ekonomi maupun sosial.
Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, S.I.P., menegaskan pembangunan ini bentuk komitmen pemerintah meningkatkan kesejahteraan lewat infrastruktur desa yang berkelanjutan. “Pembangunan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, selain memperkuat konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan ini juga akan memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian, pendidikan, serta perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Hingga kini, pembangunan Jembatan Armco telah direalisasikan di lima titik:
1. *Sungai Mentrus*, Desa Toapaya Selatan
2. *Sungai Kongsi*, Desa Toapaya Selatan
3. *Sungai Bangun Rejo*, Desa Toapaya Utara
4. *Sungai Kangboi Dalam*, Desa Toapaya Utara
5. *Sungai Lome*, Desa Toapaya Utara
Setiap jembatan nantinya dilengkapi tiga lubang olo atau plat konstruksi utama sebagai penopang. Struktur ini dirancang khusus untuk mendukung mobilitas kendaraan warga serta distribusi hasil perkebunan dan pertanian secara optimal.
Pelaksanaan pembangunan melibatkan personel TNI dari Kodim 0315/Tanjungpinang bersama masyarakat setempat. Semangat gotong royong jadi kunci. Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat kami harapkan agar pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan sebagai akses utama penghubung antar desa,” tambah Kolonel Abdul Hamid.
Dengan berdirinya lima Jembatan Garuda ini, warga Toapaya tak perlu lagi khawatir terisolasi saat banjir. Akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi diyakini bakal terdongkrak signifikan.





Komentar